Tampilkan postingan dengan label Lagi waras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lagi waras. Tampilkan semua postingan

Selasa, Maret 27, 2012

The 21 Project Day #2

Hey,, kembali lagi sama sayah..
mau cerita apa nih bagusnya hari ini??

ribet juga ya kalo tiap hari posting.. tapi ga apa,, jarang-jarang kan??
"Aku banyak menulis ketika tak ada yang bisa kuajak bocara"

eetapii, hari ini kita ngomongin The 21 project aja deh ya,,masih inget kan tentang ini?? masa ga sik! liat disini ya.. kemarin Project #1 sih saya nyoba untuk ngobrol panjang lebar dengan Naga/Galau dan si Nuyy itu.. Dua maba yang galaunya masuk level kabupaten.. semacam obrolan hati ke hati, nah mereka yang mendadak curhat, jiaaaaah... asik sih, sampe teminum es teh rasa kecap -_-'

Project #2, yaitu hari ini apa yaaa. gini deh, sebenarnya tadi nyoba jadi penyiar,, entahlah.. ini pertama  kalinya saya mau jad penyiar radio. Udah lama emang mikir ini, tapi emang ga yakin sama kemampuan diri. Lagi pula buat apa juga jadi penyiar,saya ga bicara bayaran, kalo mikirnya bayaran mah mending wirausaha kali ya. Tapi ini loh, ga sekedar jadi penyiar aja, jadi pengajar pun sayah mikirnya males banget.. ga tau ya,, sayah sih mikirnya,, hasil kerjanya sayah buat siapa juga... :')
untuk itu sempat minta restu juga sama dia waktu mau masukin lamaran di radio.. Walaupun sebenarnya ga ada niat sedikitpun buat ini.. cuma.... Buat ngisi kekosongan hati sama hal baru.. itu inti dari Project 21 saya kan??

Hey, hari ini dia bales smsku loh, walaupun cuma sedikit,, katanya dia mendoakan yang terbaik.. mood booster dikit, tapi ngedrop 2 menit kemudian.. ga tau kenapa..:')

Tadi sore sempet melihat kaki-kaki kecil berlarian di senja kering berangin. Setidaknya kaki kecil itu sempat membuatku tersenyum.. tak sabar menunggu apa yang akan terjadi di Project #3 besok..

see ya villain.
 
Read more

Minggu, Maret 25, 2012

Masih Pada Bulan Yang Sama

Mengenalmu seperti memandang
Bayanganku sendiri yang terpantul
Pada kaca jendela perjalanan ini


Suatu Hari kau akan
Menemukanku bersandar 
Pada kursi ini dan memandang kosong


Aku hanya ingin kembali
Menatap bintang bersamamu
Meski bintang-bintang
Disini merayuku dengan sejuta semu


Kemanapun angin ini akan membawaku
Ku 'kan kembali
Dan jika itu terasa lama
Mungkin dua hati akan memandang
Masih pada bulan yang sama.









*sekilas tentang puisi ini*
Lucu memang, sebenarnya puisi ini sudah ga mau diapa-apain lagi bahkan untuk diposting disini.. Karena meaningless saat ini.. Kebetulan sayah membuat puisi ini saat di Derawan kemarin.

sedikit banyak ada harapan disana. saat itu kebetulan lagi kolaps karena kebanyakan snorkeling.. Entah ada setan apa, pada saat pulang dari pulau Kakaban dengan kondisi badai. Saat itu semuanya kelihatan jelas dari segala sudut. Aku lebih terfokus ketika mengarahkan apa yang benar-benar sayah ingin di masa depan. Mendadak langsung saja terucap dari mulut sambil merangkul si Nick, bule kawan perjalan sayah waktu itu.. "Man, I diffinetelly gonna came back here next year, for my honeymoon, with my wife!"
"Yeah? fuck yea, Man! you should do that!" he said!


Mari melihat kedepan, mungkin sudah bukan saatnya bermimpi lagi.. Mimpi yang secara sadar atau tidak sadar sudah ku rusak sendiri..
wassalam.





Read more

The 21 Project

Entahlah.. Setelah obrolan singkat dengan para alumni program pertukaran pemuda semalam sering membuat sayah berfikir. Mungkin juga ada hubungannya dengan hati.

Semua ini bermula sejak Arun mulai bercerita tentang kegundahan hatinya yang udah ga punya passion serta spirit dalam mnjalankan segala macam aktivitasnya. Katanya sih ini udah menjadi titik jenuhnya dalam memandang dan menjalani rutinitas. Ingin mencari tantangan baru serta berkutat dengan semua bumbu dunia yang kadang memberi kejutan-kejutan yang menggetarkan hati dan tak berprasangka. Mas Erwin, salah satu senior dikampus (dan diluar kampus, hehe), walaupun satu angkatan program, menanggapi segala keluh kesah Arun dengan sangat bijak *pengararuh umur, om*

Ada satu kata-kata bijaknya yang dia kutip entah dari buku atau memang pengalaman pribadi. Dia bilang terkadang menjalani hidup itu perlu melakukan sesuatu yang berbeda, bahkan setiap hari, hidup juga lebih berwarna dan tidak membosankan. Sesuatu yang kita fikir kita tak pernah kita lakukan sebelumnya, sebuah ide yang hanya dikepala, atau sekedar mengenakan sesuatu diluar kebiasaan kita. Tidak perlu yang extraordinary, yang sederhana saja. Semisal hanya sekedar mengantarkan orang yang kebetulan bertemu dijalan dengan inisiatif sendiri ketika berkendara, mengenakan baju bunga-bunga, atau mengenakan dasi ketika pergi kuliah! Sesederhana itu. Beliau juga sempat bilang, terkadang untuk orang yang benar-benar ga tau harus ngelakuin apa, merasa hidupnya membosankan dengan rutinitas yang nyambung pagi-malam-kembali pagi-malam-dst-dsb-dll.... untuk melakukan hal-hal ini juga bisa menjadi opsi perubahan yang baik untuk move-on. Anggaplah kita membuat jurnal sebanyak 21 hari tentang melakukan 21 hal yang berbeda setiap hari, dengan 21 kejutan dimasing-masing hal terjika ada sehari saja gagal melakukannya maka hitungan yang harus dilakukan kembali lagi dari awal. Kenapa 21? entahlah, kata beliau sih emang segitu jumlahnya, bisa aja sih di modif, tapi 21 juga udah lumayan kok untuk melakukan hal diluar kebiasaan kita. Lagian, siapa sih yang ga bakal ga bosen dengan melakukan 21 hal yang berbeda setiap hari? lagipula sehari cuma sekali toh?

Untuk itulah sayah berinisiatif melakukan hal yang serupa, dengan menamakannya project 21. Toh 21 hal yang berbeda mudah-mudahan bisa menjauhkan sayah dari hal-hal negatif yang belakangan sering merasuki sayah. Atau setidaknya sayah punya hal lain untuk difikirkan selain "dia".

Semakin sedikit bagi sayah menjadi racun dan pengganggu kehidupan baginya mungkin lebih baik. Atau mungkin pengganggu hubungan. Menjadi orang yang tak diharapkan bukan opsi saat ini. Saat harapan itu semakin kuat, bukannya asa, namun abu yang digenggam saat ini.

well, semakin malam semakin melantur.. Makasih bagi yang udah mau baca dan ga beranjak pindah ke cenel yang lain ketika baca postingan kali ini. Untuk kalian, walaupun kita tidak berkomunikasi secara dua arah, semoga kalian membayangkan senyumku kali ini.. bukan senyum yang menyenangkan memang, tapi mungkin seperti aku melihat dan membayangkan senyum kalian, aku merasa tenang, ketika senyum itu ditujukan ikhlas dan penuh niat untuk memberi semangat.

sayangi orang yang menyayangi kalian, sebelum dia berkata terlambat.






Read more

Rabu, Januari 25, 2012

Cerita Ituh....

Okeeeeeeh,, it show time!!!

Sebelumnya sayah mau minta mangap, karena beberapa waktu belakangan sayah absen dari blog-blog an. *bersin-bersin karena blog berdebu*. Bukan,, saya ga sombong dan lupa diri karena barusan punya hape android baru *eh*, atau mau dipingit karena mau dikawinin sama tetangga sebelah, sebenarnya alasan sayah menghilang ya ga jauh-jauh dari kegalauan sayah yang mencapai tingkat kecamatan karena membuat kitab suci (baca: SKRIPSI) sangat menyita waktu sayah. *oh Tuhaaan, berikan hambamu kekuatan* *gesek-gesek ditembok*

nngggg... ngomongin apa yah,, ini ajah, tau ga dimana lokasi sayah untuk melaksanakan penelitian lapangan untuk kitab suci sayah? kalo jawaban anda adalah SMA plus Melati Samarinda, anda tidak lebih pintar dari seleb tweet yang awalnya mengaku penghuni dunia lain (baca : Pocong) yang kini sudah ga asik lagi di follow karena latah baru jadi OKB (Orang Kegirangan Baru) karena jadi selebritis dan mengganti avanya menjadi fotonya sendiri dan jadinya ga lucu lagi *buka hape, liat TL, langsung un-follow* *trims*. Kalau tebakan anda STPDN Jatinangor maka anda berhak mendapat sikat WC langsung dari warung sayah. Kalau anda menebak MTs Al-Kautsar Samarinda, tempat dimana saya PPL dulu ituh (liat ceritanya di sini) maka anda berhak mendapatkan BB Dakota versi terbaru (dalam bentuk brosur).

Yak! benar sekali, sekolah yang sempat menjadi malapetaka dan sempat menghias cerita-cerita di blog sayah itu kembali menjadi subjek penelitian sayah. Kenapa? Karena ini adalah sekolah nomer satu? ga mungkin. Karena anaknya pinter-pinter? nowey. Karena gurunya cakep-cakep dan menjadi penghias majalah Guru Idaman Kota Kita? Ohmaigat, ini sih nunggu ditiupnya sangkakala juga ga bakal kejadian. Intinya sayah dengan bijaksana mengambil sekolah ini sebagai subjek penelitian adalah karena memang sayah merasa sekolah ini sangat pantas dengan kriteria penelitian sayah; deket kampus, gampang izinnya dan muridnya dikit.

Awalnya emang banyak kejadian-kejadian seperti biasa yang menghias PPL sayah dulu, main bola sambil judi, tawuran dan segala macem. Tapi memang sayah tau Tuhan pasti akan memberikan kenangan manis untuk sayah di sekolah ini suatu hari. Tepat pada hari terakhir saya mengambil data, salah satu murid di kelas sayah tampak ragu untuk diambil datanya. Matanya terlihat sembab dan bibirnya bergetar, keluar dari kantor bersama teman-teman yang menyemangatinya. Awalnya sayah tetap aja melakukan interview, di akhir interview sayah penasaran dan menanyakan mengapa dia tampak tidak bersemangat dan sedih seperti habis menangis. Dia hanya tersenyum. Tersenyum getir tepatnya. Kawannya yang kebetulan duduk di sebelahnya langsung angkat bicara kalau si dia ga sanggup bayar SPP dan uang ujian karena orang tuanya ga ada, dia hanya tinggal dengan neneknya, neneknya lagi jualan di pasar. Deadline uang ujian hanya sampai pukul 5 sore, lewat dari jam itu dia ga bisa ikut ujian. Sayahpun bertanya total berapa biayanya. Temannya menjawab sekitar 550 ribu (kalau saya ga lupa). Saya bertanya kembali ke dia bener apa ga, dia cuma mengangguk lemah. Ada setitik air mata menggenang dimatanya. "Ikut sayah" saya bilang. "kemana pak?" balasnya akhirnya bicara. Saya menjawab "ikut saja". Saya pun ke ATM terdekat didekat kampus dan ngecek saldo terakhir saya.. "Rp.490.000". saya ambil 450 ribu, dan saya berikan ke dia. "bilang ke guru disekolah, uang ini  sebagai uang muka, ini uang terakhir sayah bulan ini, untung baru saja dikirim gaji sayah bulan ini, kalau pihak sekolah minta dilunasi segera dan kamu ga punya duit juga, cari saya di kampus, nanti saya carikan lagi". Si anak menyalimi tangan saya sambil berkata "terima kasih , pak". dan menangis lalu mengantar sayah ke parkiran sekolah. Sayapun berlalu. Saya menoleh kebelakang, dan dia masih berdiri, kembali melambai.


Duh, jadi sedih yah.. udahlah, sekolah itu memang banyak memberi cerita sendiri di sketsa hidup semrawut sayah.

Entah kenapa barusan saja sayah jadi inget sodara-sodara sebinatang, seperjuangan dan sependeritaan di kampus. Ade Babi, Vian Scooby, Sandy Curut, Havid Unta, Yantit Vivi, Iyem,Line, DJ, Ulfa, Nana dan kawan-kawan di ekstensi C 2006 Bahasa Inggris, to whom I share for when i have to struggle, cry, laugh, love and stories. You guys so Wowsome! Raaaawwwkkk!  I miss all those moments we shared...



Read more

Senin, Oktober 10, 2011

Tamu adalah Raja = Mental Jongos Endonesah



Istilah "tamu adalah raja" sudah sangat melekat di telinga kita. Hal ini mungkin disebabkan karena kita merasa membawa adat "ketimuran" harus menjaga agar tamu kita senang dan membuat dia menghargai kebaikan kita. Tak heran ketika kita kedatangan tamu dirumah, mendadak si Ipul, Ayam kesayangan si Kipli yang sudah dirawat dengan darah dan keringat *halah*, mendadak sudah dimutilasi menjadi sop dan ayam goreng untuk si tamu yang bak raja. 

Mungkin inilah yang membuat mental "penggembala" kita yang jarang atau bahkan tidak pernah muncul. Yang sering muncul adalah mental "domba" nya.
contoh saja jika tamu dari luar datang (apalagi investor) maka kata yang sering muncul adalah "iya pak" "siap pak". maka tak jarang perusahaan asing yang merajai di negeri yang kaya sumber daya alamnya ini. Tidak ada argumentasi atau sikap independen dan percaya diri untuk mengembangkan kemampuan diri.  Sangat wajar jika kita dianggap "one of the most unindependent country in the word". Miris.

Kumpeni alias bangsa Londo a.k.a penjajah dari negri kincir menyebut kita adalah warga negara dengan mental jongos. wajar kita 3,5 abad di jajah mereka.

Dengan munculnya era globalisasi sekarang memang kita lebih terbuka dengan dunia luar, tapi sudah sejauh apa sih kita mengejar ketertinggalan? please deh, cuma modelnya saja yang beda, tapi pengaplikasiannya tetep aja sama sampai sekarang. karena ini sudah mendaging didalam struktur badan kita.

Sayah sudah merasakan bagaimana berbedanya penyambutan orang Indonesia ketika di Luar negri dan Negara sayah sendiri ketika masih bergabung di program pertukaran pemuda kemarin. Disana, walaupun kita memakai attire yang katanya hanya dikeluarkan untuk atlit dan duta negara, tetep aja perlakuannya sama. Mereka ga akan menganggap kita ada kalau kita ga melakukan sesuatu. Begitu udah di Indonesia, mendadak sayah dan kawan-kawan menjadi tamu kehormatan yang kalo bisa diminum air cucian kakinya boleh diminum bakal dilakukan tuan rumah, *apalagi yang datang bule-bulenya*. Padahal kerjaan kami aja masih belum jelas mau ngapain disana. Ga pejabatnya, ga orang desanya, sama saja mentalnya. Mental Jongos.Saya muak.

Ngaku deh, berapa duit yang kalian keluarkan dan berapa ayam yang disembelih kalo ada tamu datang kerumah? penting ga penting, kenal atopun ga kenal? :)
Tuan rumah rela tidur dikursi demi supaya tamu bisa tidur enak dikamar kita. Peliharaan kesayangan ga peduli banyaknya, akan dimutilasi demi perut sang tamu kenyang.
see? ini budaya kita, suka ga suka inilah yang mendarah dan mendaging.



gambar diambil di link ini.


Read more

Rabu, Juni 29, 2011

fragmen 45 detik

Saat itu siang, terik.
di simpangan Imam Bonjol dan Arif Rahman Hakim saya udah pasang ancang-ancang untuk ngebut sari kejauhan untuk menerobos lampu merah, karena hitungannya saya udah telat 10 menit untuk ngajar!

tapi karena lampu merah keburu nyala, saya ga bisa nyalip lampu merah dengan gaya James Bond #uh.

angka menunjukkan 45 detik di petunjuk angka , dan dalam kurun waktu itu saya coba memandangi kendaraan disampingsayah, karena kebetulan tempat sayah berhenti disebelah kiri sayah ada trotoar yang ditumbuhi tanaman jalanan, jadisaya alihkan pandangan sayah ke kanan. Ada CBR merah keluaran baru dan disebelahnya ada motor supra full modif yang diapit oleh 2 mobil Ranger.
ketika menoleh kesebelah kiri, sayahpun terkejut! dua anak kecil sedang tertidur pulas dan damai diatas trotoar yang lebarnya tidak lebih dari 30 cm itu. tangan kirinya memeluk koran dan tangan kanannya terkulai lemas dekat garis batas jalan raya.


Sayah hanya bisa tertegun. Tak tahu harus merasa sedih atau bersyukur.
kadang kita mengeluh ketika lampu di kamar kos mati dan kepanasan serta digigit nyamuk. Bagaimana dengan mereka? apa yang ingin dikeluhkan kalau sudah begini?

Dan lampu merahpun sudah menjadi hijau. 
dalam 15 menit sayah sudah melupakan kejadian ini karena disibukan di kelas.





Read more

Kamis, Juni 10, 2010

Wild Cards; Just Another Wacked Rules



Sekedar ingin memberitahukan, Werewolving di kampus Pahlawan semakin lama semakin memanas saja. Semakin lama permainan ini dimainkan semakin banyak pula pembahasan yang muncul untuk didalami karakternya, dan tentu saja semakin mudah memahami karakter para pemain ketika memainkan game ini, hehehehe (spesial buat orang-orang yang sok ingin jadi ditektif yang kemudian di game selanjutnya akan selalu menjadi orang yang pertama mati karena difikir terlalu membahayakan warga desa).

Pembahasan kali ini memeang menjurus kepada eksperimen saya terhadap permaian ini, tujuannya hanya sekedar ingin membuatnya tidak membosankan. Ide dasarnya adalah dari permainan Monopoli yang terkenal itu *emangnnya masih ada yang ga pernah main Monopoli yah? Kasian*. 
Wild Card, adalah sebuah peraturan yang saya tambahkan dalam game ketika atmosphere dilingkaran sudah sangat intens  sekali. Fungsi wild card  sendiri sama seperti fungsi card deck Dana Umum dan Kesempatan dipermaian Monopoli. Kartu ini memberikan kesempatan alur permaianan yang sangat susah untuk ditebak ujungnya, karena bisa terjadi perubahan karakter, meningkatnya kemampuan membunuh dan kemampuan menyembuhkan untuk pemain.
Cara kerjanya seperti ini; pemain bisa memilih untuk mencabut (atau tidak mencabut) kartu wild card yang sudah disiapkan moderator dengan posisi terbalik (bisa juga diwakilkan oleh moderator untuk  mencabutnya setelah mendapat persetujuan dari seluruh warga desa).  *untuk saran sayah, lebih baik untuk pencabutan wild card yang meminta suara terbanyak dari warga desa hanya dilakukan pada saat Siang Hari, anda tidak akan menyukai keributan yang dihasilkan dimalam hari karena kartu ini. Dan saran terbaik saya untuk malam hari bisa menjadi hak penuh moderator apakah ingin menggunakannya atau tidak ^_^*
Dan ini beberapa kartu percobaan sayah untuk wild card  yang masih sayah gunakan dalam permaianan;
1.       No bodies killed : tidak ada pembunuhan disiang hari dan dimalam hari sekali putaran.
2.      The darkest night : Werewolves memiliki kesempatan untuk membunuh 2 korban di malam pengambilan kartu (jika pengambilannya siang hari maka terjadi pembunuhannya adalah dimalam hari setelah fase Siang selesai).
3.      Vigelante : Di fase malam, moderator akan meminta pemegang kartu VP untuk mengangkat tangannya dan moderator kemudian memilih salah satu untuk membuka matanya dan membunuh satu werewolf. Moderator akan meminta semua werewolves untuk membuka mata mereka dan berhadapan dengan sang vigelante.
4.      Moving : pemain akan “pindah rumah”. Mereka akan berganti posisi tempat duduk dan kartu mereka akan tetap menjadi milik mereka. Hanya tempatnya saja yang pindah.
5.      Migration : sama seperti Moving namun kartu mereka akan tetap ditempat, jadi mereka akan berganti posisi dan berganti karakter.*cara yang sangat cepat dalam mencari siapa werewolf, karena kita sudah mengetahui karakter sebelumnya, kemudian diisi oleh orang lain, tinggal “dituduh” saja dengan sangat meyakinkan.
6.      The convert : werewolf bisa memilih salah satu dari warga desa untuk di Convert  menjadi werewolf.
7.      Bizzare love triangle : kartu spesial untuk forbidden lover, sang pemegang kartu forbidden lover akan membuka matanya kembali dimalam hari, dan ia akan memilih lagi satu pasangan untuk “diselingkuhi”.^_^ setelah memilih, pasangannya yang pertama pun bisa melihat pacar barunya itu.
8.      Shuffle :, kartu pemain yang tersisa dikocok ulang.^_^ (thanks to ade babi atas sumbangan ide untuk kartu ini).
9.      Bomb’s power rises up : kemampuan penghancur dari pemegang kartu Bomb akan meningkat 2x lipat.  Dari yang awalnya hanya 1 dikanan dan kirinya maka akan menjadi 2 dikanan dan dirinya.
10.   Bomb activate : pemegang kartu ini harus bunuh diri, karena wild card  ini mengaktifkan kekuatannya.
11.   The cure : pemain akan memilih “seseorang” yang telah mati dalam permaianan untuk dihidupkan kembali, dan moderator akan memberikan kartu apa saja dengan mengocok kartu yang tersisa atau kartu yang telah ditinggal mati oleh pemain yang sudah terbunuh. *biasanya pemain akan menghidupkan pemain lain yang sangat vokal dalam permaianan, untuk meramaikna suasana, tentu saja werewolf tidak akan senang^_^*
12.   People who died last day awake : pemain yang terbunuh hari sebelumnya akan dihidupkan bersama dengan kartu yang disandangnya, apabila pengambilan kartu dimalam hari, maka yang hidup adalah pemain yang mati di pagi dan malam sebelumnya. Apabila pengambilannya disinga hari maka yang dihidupkan adalah yang mati malam dan pagi sebelumnya.


Dan tentu saja, kalian masih terbuka untuk memberikan usul jenis wild cards  selanjutnya.. your comment will give another funny rules. So.. lets werewolving....

see more in here
Read more

Rabu, Juni 09, 2010

Cover Film 7th of HP Series; Harry Potter And Deathly Hollow

i
so exited, can't wait for that...

i got this info from this link
Read more

Senin, Maret 15, 2010

Selanjutnya Adalah Musibah!





Seperti biasa, entah kutukan atau apa, kemanapun kaki melangkah saya selalu saja disertai dengan musibah yang anehnya ada saja yang menarik untuk di ingat dan diceritakan. Hari pertama di jogja ditandai dengan kehilangan kunci motor pada saat motornya masih menyala dan berjalan melintasi kota Jogja! Fantastis!
Kejadiannya seperti ini, hari pertama kami menjejakkan kaki di Jogja pada pukul 4.30 pagi dengan kepala masih puyeng akibat terngiang-ngiang teriakan penjual getuk asli Purwekerto (so what kalo dari Purwekerto Mas!). dari stasiun kami langsung meluncur kekontrakkannya abang mas Danar untuk istirahat sejenak, karena fikiran masih melayang-layang, kami pun pergi mencari warung kopi terdekat untuk menyegarkan otak yang sedikit keruh ini. Segeeeer!!! Sampai pukul 6 pagi pada saat orang-orang perlahan bangun untuk melanjutkan rutinitasya, kami malah pulang untuk melakukan ritual yang tertunda dikereta api tadi, yak tepat sekali sodara-sodara,  tidur!

Terbangun pukul 12 siang dengan keadaan setengah teler akibat kelelahan kami pun ditraktir makan siang kemudian lanjut jalan-jalan menikmati kota Jogja menggunakan 2 sepeda motor milik keluarga mas Danar. Mas Danar yang bertugas sebagai tuan rumah mempunyai tanggung jawab untuk mengantarkan kami kedaerah-daerah yang pantas untuk dikunjungi. Tujuan pertama adalah Malioboro, setelah puas dengan belanja seadanya untuk baju ganti agar terlihat membaur dengan warga sekitar, kamipun pergi melanjutkan perjalanan ke Alun-Alun nan gersang di sekitaran Keraton, karena Keratonnya sedang tutup karena ada kegiatan di sekitarnya maka kami puas untuk melotot di daerah tandus tersebut menonton orang-orang yang lalu-lalang. Kebetulan pasar baju bekas yang hari sebelumnya tampak digelar disana telah siap untuk bongkar muatan untuk pindah ketempat lain.

Perjalanan selanjutnya adalah Taman sari, alias tamannya raja jaman dahulu kala. Disinilah musibah itu datang. Motor yang saya kendarai bareng Adit dari Alun-Alun tampak berjalan mulus sampai ke parkiran Taman sari, permasalahannya adalah, ketika sampai disana saya bingung untuk mematikan mesin motor saya, padahal anak TEKA pun tahu cara mematikan mesin motor, namun saya tetap tidak sukses mematikan motor tersebut karena ternyata kunci motornya HILANG ALIAS RAIB  dari tempat kontaknya! Sangat fantastis menurut saya, karena motor tersebut bisa sukses mencapai sana tanpa menggunakan kunci. Jika pintar, pada saat motor masih menyala saya kembali lagi menyusuri jalan yang saya lalui, jika tidak berhasil saya ketempat tukang kunci untuk membuatkan kunci barunya. Itu jika saya adalah orang yang pintar, Ketololan saya adalah mematikan kunci tersebut dengan kunci motor yang dipakai mas Danar dan kemudian TIDAK BISA KEMBALI LAGI! Setelah kembali 2 kali bolak balik dicari oleh saya dan mas Danar secara bergantian menggunakan motor yang satunya lagi dan hasilnya nihil, alhasil solusinya adalah mendorong motor tersebut sejauh 7 blok untuk mencari tukang kunci! Baguuuuus,, semakin besarlah telapak kaki sayah.. what a shame.

Hari kedua Kucing gendutku datang menjemput. Katanya kangen luar binasa tidak menyurutkan niatnya untuk menjemput pangerannya yang ganteng dan cacat mental ini, hehehe. Setelah melepas rindu lama tak bertemu, Perjalanan dilanjutkan dengan niat hunting foto-foto di kisaran Borobudur. Perlengkapan lengkap, motor stand by, kamera DSLR udah siap 3 biji (punya mas Danar, Adit dan Kucing, saya Cuma numpang keren doang, hehehehe, maklum orang kere), amunisi penuh, badan wangi dan matahari bersinar terik (tidak lupa basahin jambul). Mantap! Perjalanan memakai sepeda motor tidak sampai setengah jam dan hujan pun mengucur dengan derasnya! Ketek! Gagal total.

Malemnya nge-jamu ke House of Raminten dekat kantor Kompas. Setelah banyak tertawa melihat menu yang disajikan dan pakaian  pelayan cewenya kayak jualan badan dan cowonya kayak gigolo kampungan, saya memesan teh Jahe karena badan saya meriang kedinginan ( ada judul jamu “susu perawan nancep” jamu segala macem dari obat kuat sampai obat panu, dan edisi spesial untuk kaum Adam yaitu pijat tradisional dengan ramuan khusus yang dipijet oleh mbak-mbak sexi, noughty, bitchy gitu deeeh). At least, nongkrong di tempat ini buat hari saya gag terlalu buruk lah, tempatnya Cozy banget, tapi sayang tempatnya diimbangi dengan pelayanannya yang amburadul. Kasian mas Danar, udah mesen nasi kucing porsi double gag pake telor, 2 jam gag dateng-dateng juga, padahal makanan kami udah ludes semua (saya mesen pisang pake mises seres SATU BIJI harga 5 ribu, Damn!).

Hari ketiga niat untuk berburu foto di Borobudur pun tercapai, berbekal pengalaman pahit kehujanan hari sebelumnya, Kucing ber-inisiatip untuk menyewa mobil yang bisa bawa kita semua keliling Jogja. Rute Borobudur-Prambanan-Kota Gedhe-Parang Tritis dan kembali ke Malioboro dijadikan target satu hari full kita jabanin, tidak ada kejadian bodoh hari ini kecuali pada bagian akhir Adit hampir di tarik penunggu pantai Paris (parang Tritis) untuk dijadikan qurban karena nekat mau naik karang ditengah arus deras untuk mengambil foto pose bertapa ala Ki Joko Bendot diatasnya. Ga banget!

Hari keempat saya dan kucing dikerjain tukang becak ketika ingin mengambil foto di Keraton. Setelah penawaran alot kami bisa mendapatklan harga 3ribu perak untuk keliling tempat bakpia, dagadu dan keraton. Masalahnya disana kami gag mau belanja bakpia dan gag mau belanja di Dagadu, secara di malioboro jauh lebih murah. Jadi kami minta langsung  diantar ke Keraton dan minta ditungguin pulangnya, eh, malah ditinggal sama tukang becak sialan itu, untung belum dibayar. Ternyata usut punya usut, para tukang becak memaksa dengan rute pergi ke tempat bakpia dan Dagadu itu akan mendapatkan persenan dari penjual jika pelanggannya membeli produk-produk disana. Pantes saya ditinggal, lah saya gag ada beli apa-apa langsung ke Keraton, udah gitu kami didalam ada kali sekitar 2 jam untuk nyari spot foto yang aduhay. Tukang becak mana yang mau nunggu segitu lama dan menderitanya hanya untuk 3ribu perak?

Malemnya adalah malam terakhir di Jogja nyari makan gudeg masih dikisaran Alun-alun di tempat perkampungan jual gudeg dan kemudian dilanjutkan menonton paduan suara dan marching band untuk memperingati malam ulang tahun UII (Universitas Insya Allah Islam) dibundaran Tugu Serangan 11 Maret. Baru selesai acara yang pertama, bahkan EMSI pun baru masuk membawakan acara, cuaca tampaknya kurang bersahabat dan tiba-tiba saja langit runtuh dengan menumpahkan  bergalon-galon air ke kepala kami. Jadilah dalam hitungan detik kami basah kuyup macam kucing diguyur air sebaskom. Kasian si Kucing baru beli sandal bulu udah lepek lagi,, hahahha.
*ampun cing, jangan ketok lagi palanya sayah*
Hari terakhir di Jogja dibuka dengan sarapan dipasar Bringinharjo pada pukul 10 pagi dilanjutkan dengan shopping terakhir di Malioboro dan Mirota batik kemudian harus check out dari home stay pada pukul 12.00!

Seluruh perjalan saya di Jogja bisa dibilang tidak terlalu buruk dan tidak terlau baik juga, mengingat keadaan jiwa saya yang masih shock setelah program dan berbagai macam musibah yang menimpa. Keep fight alligator.


*Catatan kaki setelah dari Jogja*
Dengan berniat sekali menantang panasnya Indonesia, saya menggunakan A1 kebanggaan untuk diperlihatkan kepada orang tua saya atas wujud terima kasih dan pengabdian saya kepada mereka yang akan menjemput saya di Bandara Sepinggan. Penerbangan delay 1 jam karena badai (lagi-lagi hujan mengacaukan liburan saya di Jogja sampai detik-detik akhir) dan setelah tuntas membaca surat Al-Fatihah dan ayat kursi karena pesawat yang berguncang hebat memasiki awan hitam, pesawat kecil ini sukses mengudara dan siap mendarat di Balikpapan satu setengah jam kemudian. Kebahagian mereka tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata ketika melihat saya memasuki ruang pengambilan baggage dan keluar menyambut mereka. Saya dihadiahi ciuman dari Abah, Mama, Nenek Omon, Acil, Paman, Melli Ponakan sayah dan Adik kesayangan sayah, Fadhilla.
Namun kebahagiaan ini tak berlangsung lama, mobil berjalan dari bandara menuju rumah sayah melewati rumah nenek sayah untuk mengantarkan paman dan acil sayah pulang di daerah Samboja, 2 jam kemudian musibah datang (LAGI!). tercium bau menyengat yang membuat saya memandang tajam kearah Fadhilla yang duduk disamping saya. Fikiran saya adalah, ni anak kurang ajar banget, udah gag boker 2 minggu yah!namun setelah lumayan mabuk dengan bau tersebut, kami baru sadar kalo kampas kopling mobil sewaan keluarga sayah hangus terbakar, dan kami pun terpaksa berjalan kaki dan sedikit mendorong ketika melewati bukit kecil karena mobil mengeluarkan bau ban terbakar dan menggerung-gerung tidak kuat berjalan lagi, macam kakek tua yang dipaksa sprint oleh cucunya. Mobil kami stuck ditengah jalan antah berantah dimana semua warung tutup dan rumah orang juga saling berjauhan dan terkunci. Yang jadi masalah adalah, terakhir kami makan itu ketika sarapan pagi harinya di pasar Bringinharjo 11 jam sebelumnya! Dengan kondisi kelaparan dan terlantar sayah menunggu jemputan sekitar 2 jam untuk menderek mobil kami.

Tapi jangan kira musibah yang menimpa sayah” cuma” sampai situ, karena mobil yang menderek kami terlalu kencang jalannya, maka mobil mogok yang dikendalikan oleh Abah saya (saya dan paman saya tinggal dimobil ini mengorbankan nyawa, hehehe) dibelakangnya kalang kabut menstabilkan jalan mobil dengan menginjak pedal rem sepanjang jalan, mungkin karena terlalu panas, besi di velg mobil yang menempel piringan rem disana menjadi terlalu panas dan membuat ban mobil itu pecah!
Alhasil kami sampai dirumah nenek Omon sekitar pukul 2 dini hari dan mencari cara pulang kerumah pagi hari setelah beristirahat, padahal malam ini kami diminta langsung mampir kerumah neneknya si Kucing begitu sampai di Samarinda untuk menghadiri selametan yang besok mau berangkat Umroh. Maaf ya nek!
Dan disinilah saya, terperangkap pada pukul 4 dini hari diruang tamu keluarga paman Udin mengetik serentetan musibah yang menimpa saya selama beberapa hari ini yang membuat sayah Insomnia Tingkat Lanjut. Fak!
Read more

Kehilangan Terbesar Sayah





*menghirup nafas panjang*

Hard disk sayah rusak, itu kabar pertama yang ingin sayah kasih tau. Dan sekedar info, semua foto saya dan segala macam dokumen udah ada disana sejak sebelum program dimulai sampai program hampir selesai hilang tak terbaca. Seperti yang selalu terjadi apabila kita kehilangan barang berharga, kita pasti akan dilanjutkan dengan kehilangan barang berharga berikutnya. I-pod touch sayah ilang dicuri ketika saya lagi ngajar kursus bahasa inggris dirumah keluarga angkat sesaat sebelum program ini berakhir juga.

Saat ini saya baru aja kembali dari mengantar partisipan Kanada kebandara untuk take off kembali kenegaranya, yang berarti program pertukaran pemuda yang saya ikuti selama 6 bulan ini secara official selesai.  Hal ini mengisyaratkan bahwasanya saya juga harus berpisah dengan counterpart saya, Sebastian (diakui apa tidak, dia adalah bahan yang sangat bagus sekali saya cela untuk bahan tulisan saya, hehe, sorry Seb) Ini tentu saja membawa kehilangan lainnya, yang pertama adalah kehilangan keluarga angkat yang sangat luar biasa, bahkan saya gag bisa mengungkapkannya dengan kata-kata betapa mereka membawa dampak yang sangat positif bagi saya selama mengikuti second phase di Indonesia. Makasih banget buat pak Budi, Mamah Ina , Diki, Teh Eva, A Nano, pak Iyep, Mah Ita , Teh Anti dan suami beserta Nazka, dan Adam. Makasih udah menganggap sayah sebagai anak sendiri dan memaklumi ketololan dan keteledoran saya (sampai hampir salah celana dalam dan berkali-kali diteriakin karena dompet dan hape ketinggalan).

Kehilangan selanjutnya adalah komunitas desa Cikandang yang kadang-kadang suka membuat saya geli sendiri melihat tingkah laku warganya. Terus terang desa ini mempunyai nilai unik tersendiri dihati sayah. Pak kades yang berkali-kali kami buat jungkir balik karena ikit-ikutan dibuat repot mengurus program-program kami, pak entis yang saya pinjam sepatu bolanya untuk membawa nama desa dalam pekan olahraga cikandang sampai penuh lumpur ( maaf pak, sepatunya saya lupa cuci!), mang uloh yang multi talenta, beliau adalah hansip desa cikandang, komentator pertandingan (komentator yang paling cepat ngomongnya dan terheboh yang pernah saya temui) serta pelawak sekaligus penangkap ikan waktu kita kemping dipantai Sancang di daerah pantai selatan, A dedy dan A budi yang bercita-cita ingin jadi wasit sepakbola yang sukses, anak-anak SD cikandang 1, 2 dan desa Margamulya yang hebohnya minta ampun kalau partisipan melintas SD mereka. Anak-anak TK mutiara yang lebih hafal lagu ST 12, KANGEN BAND (huek), ARMADA dan kawan-kawan seperguruannya dibanding lagu-lagu daerah. Dan terakhir adalah para Host Families yang sudah membuat perut kita buncit gag keruan karena setiap kita mampir kerumah partisipan gag akan diijinkan keluar pintu apabila tidak makan dulu . (bayangkan jika kita mampir kerumah seluruh partisipan ketika debriefing phase ke-2 yang planningnya adalah mengunjungi seluruh rumah peserta, mampus!)

Kehilangan terbesar tentu saja adalah kehilangan saudara-saudara seperjuangan saya yang dari Sabang sampai Merauke.  Bahkan ketika mengetik ini pun saya masih merasa shock harus berpisah sama mereka. Bahasa lebainya tu yah, kita udah senasib sepenanggungan, susah senang, sedih ketawa bareng, koprol, dihukum push-up, gila-gilaan selama 7 bulan bersama termasuk PDT sampai akhir program dari bangun tidur sampai mau tidur dan bangun lagi yang sayah liat adalah muka mereka. Shock yang menimpa saya sampai saat ini adalah karena kita harus berpisah lebih capat dari yang udah ditentukan.
Begini ceritanya, seharusnya selesai program itu ditentukan ketika peserta dari Kanada pulang kerumah masing-masing, namun dari pihak alumni berniat akan memberikan perpisahan sekaligus pengukuhan menjadi alumni kepada peserta program dari Indonesia seperti tradisi sebelumnya. Namun sayang, karena kesalahan bodoh yang dilakukan antara pihak Alumni dan pihak Menpora maka acara itu batal, dan rencana perpisahan terpaksa juga dipercepat. Maka dampak yang paling terasa pada saat itu tertuju kepada peserta Indonesia yang langsung kena serangan shock tingkat tinggi karena harus mengucapkan perpisahan saat itu juga. Maka pecahlah semua air mata karena kita harus meninggalkan hotel dan seluruh peserta pada detik itu juga, soalnya Menpora hanya membatasi menginap sampai pukul 11 siang dan kita mengetahui kabar itu pada pukul setengah sebelas siang setelah mengantar pulang peserta dari Kanada. Maka untuk membuatnya “sedikit berkesan” kami memutuskan untuk tinggal dijakarta satu hari lagi agar malamnya bisa makan malam bersama untuk terakhir kalinya. Maka dikumpulkanlah orang-orang yang masih bisa stay di Jakarta sebelum pulang ke daerahnya masing-masing di asrama mahasiswa Sulawesi Selatan disekitaran jalan Pegangsaan didepan tugu proklamasi. Setelah terkumpul semuanya, yaitu saya sendiri, Mas Danar, Mambri, Aal, Dian, Suci, Galih, Grace, El, Naje, Risna, Putri, dan yang terakhir Adit minus Hendri yang tampaknya sibuk sekali sejak menjejakkan kaki di Jakarta kita semua menuju Hotel Garuda yang ada disekitaran pasar Senen, Galih yang orang tuanya tajir mampus itu mengirimkan om nya untuk membukakan 5 kamar sekaligus untuk kita menginap!!
Makan nasi goreng disampaing jalan, sambil bercanda, minta request lagu sama pengamen, tertawa, menangis dan jalan-jalan dikota jakarta malam itu tidak mengurangi rasa kebersamaan  kami. Dan puncaknya adalah Project Supervisor dari Indonesia yaitu Ka Acho dan Ka Ainis datang mengunjungi kami dengan membawa Durian yang gag bisa saya hitung sangking banyaknya, dan berpestalah kami malam itu, mabuk Durian!!! Wakakakakakkaka. Kemudian terbersitlah ide untuk pengakuan dosa semua pelanggaran yang pernah kami lakukan selama program ini. Banyak kejadian mengejutkan dan kebohongan yang bau busuknya berhasil ditutup-tutupi oleh kami, dan yang menjadi MAN OF THE MATCH malam itu adalah Galih,, ni anak emang 100% penjahat dah nakalnya. Pantas dia minta terakhir yang ngomong karena ternyata cerita kejahatan dia membuat anak-anak dan Project Supervisor hanya bisa melongo dan menyumpah. Hahahahahhaha.

Jadi begitulah jadinya sekarang, everything come and go like fly, there’s nothing left just memories. Dan sebagai pengobat rasa sakit hati dan kesedihan saya, sekarang saya kabur ke Jogjakarta jadi gelandangan bersama Adit dan mas Danar. Entah apa yang akan saya lakukan lakukan disana masih tanda tanya besar, karena saya tidak tahu menahu Jogja, dengan bermodal moncong besarnya mas Danar (yang emang terlahir bermoncong besar) yang katanya punya abang didaerah uptown Jogja. Lumayanlah, dengan kenekatan tingkat tinggi karena uang dikantong yang semakin lama semakin menipis, sayahpun sekarang sudah ada dikereta ekspres kelas eksekutip duduk manis disamping pak masisnis yang berkumis tipis. Hehehehe.
Satu hal yang membuat cacat perjalanan ini adalah para jualan Getuk dan kawan kawan yang berteriak disamping pintu kompertemen karena tidak bisa masuk kedalam kabin kerena ini adalah kelas eksekutip. Mungkin karena hal itulah merka berteriak dengan semangat 45 untuk membangunkan para penumpang pada pukul 3 pagi. Jancok!! Tidur lelap saya terganggu oleh teriakan “Getuk .. Getuuuk!!,, Kopiii.. kopii..!! Nopiaaaaaah!!” canggihnya mereka berteriak dalam birama 4/4 antara suara satu sampai tiga, hehehehhe. Adit yang terbangun kaget karena suara teriakan mereka bertanya kepada salah satu penjual getuk.
“pak, ini udah sampai daerah mana ya?.”
Dan penjualnya pun menjawab
“Getuuuk goreeeng asli Purwekertooo!”
Terjawablah sudah.
Seperti kata guru ngaji di kampung sayah, kehilangan adalah teguran Tuhan, agar kita lebih selalu mengingat-Nya.



*catatan kaki sedikit kejadian beberapa jam sebelum pergi ke Jogja.*
sayah dan Danar bingung dan terlihat goblok sekali  berduaan dikamar hotel (karena jam 1 siang harus check out sedangkan tiket kereta apinya jam 8 malem) setelah perpisahan dengan anak-anak yang lain pagi harinya. Danar kemudian mengambil inisiatip untuk menelpon mba Firlana, salah satu alumni program di Jakarta yang sukses bekerja disalah satu NGO yang lumayan besar di gedung Intiland Tower Jl. Jend Sudirman, dengan niat minta pertolongan. Gayung pun bersambut, kami disuruh beliau untuk datang kekantornya dilantai sembilan dan kemudian diajak makan siang direstoran Cina yang sangat fancy sekali. Halah! Jiwa anak kos saya pun keluar, tidak mau rugi, saya dan mas Danar memesan makanan se enak jidat aja, walawpun bahasanya saya gag ngerti, saya pesen makanan yang namanya paling panjang di menu . (karena biasanya kalo makanan enak namanya tuh panjang dengan bahasa yang ngejelimet, dan biasanya tebakan saya selalu benar, hehehheha). At least, today is not too bad, met and greet with her little bit decrease my sadness about the farewell.. apa coba..
Read more

Jumat, Desember 18, 2009

Endonesah,, Finally,, (little pieces left behind but i never forget it)

Sekedar pemberitahuan, si sebastian kena diare atau bahasa kerennya MENCRET.. hehehehheheheehe... beberapa hari belakangan beliau selalu gag bisa jauh-jauh dari toilet, udah kayak pasangan hidup mati ini,, kemana-mana selalu bersama, sampai sangking deketnya si sebastian sama toilet kalo duduk gag mau jauh-jauh sama toilet kesayangan,, sumpah,, sayah gag bohong,,berani disumpahin tambah ganteng kalo sayah ngarang cerita ini... patut dipertanyakan memang prihal kedekatan mereka ini... hmmm..  *gag usah pake mikir mas*



Baidewey, sayah dah gag nyasar di kanada lagi,, untuk sekedar pemberitahuan, sayah udah mendarat di negara sumpek nomer tiga dunia,, hehehhehehe... tepat tanggal 2 desember kemaren sayah resmi mendarat di bandara soekarno-hatta dengan hati riang gembira, (sangking gembiranya anak2 Indonesia pada gag nyadar suhu diluar tu sekitar 30 derajat selsius dan kita masih mengenakan A1 yang pengapnya kayak pake winter coat di Afrika *gag ada kerjaan banget di Afrika pake winter coat,, tapi begitulah kenyataannya,,*

Posisi terakhir sayah kini berada di Desa Cikandang Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut Provinsi Jawa barat buat ngelanjutin fase kedua program yang sedang sayah jalanin.. wah,, udah gag kerasa fase kanada dah selese,, ,, perasaan semua campur aduk waktu minggu –minggu terakhir di kanada,, banyak kejadian seru, sedih, gembira, bahagia, haru biru dan lain-lainnya ..
mari kita liat highlightnya dulu.. mudah-mudahan sayah inget,,, 

27 nopember 2009: 

Farewell parti buat host family... moment yang sangat menyentuh sekali , adegan dibuka dengan dinner potluck alias makan malam tapi makanan bawa dewe,, jadi setiap family yang datang bawa makanan dari rumahnya jadi bisa dimakan bareng-bareng,, meriah sekali,, semua hasrat sangat terpenuhi (salah satu keluarga ada yang bawa sushi,,hehehehehe) 

selanjutnya adalah penyerahan sertifikat dari CWY kepada host family,, disini beberapa scene yang menarik adalah ketika yang menyerahkan serifikatnya adalah host children yang artinya partisipan yang menyerahkan sertifikat dan kenang-kenangan yang ingin diberikan. (danar sempat ngelawak dan mambri sempat memberikan scene yang mengharukan ketika menyerahkan present kepada host familinya,, sayah gag ngasih apa-apa sama dave :- /) 

setelah penyerahan sertifikat kita nari liko pulo yang sumpah parah banget,, selain tempatnya kecil terus anak-program nampilnya pake becanda,, hahahahhha,,, kasian yang paling ujung barisannya,, telempar mulu kalo dah goyang-goyang,,, :-D 

bagian akhir adalah bagian yang paling mengharukan,, Elmita, Grace dan sayah berkolaborasi untuk membawakan lagu tua yang saya gag tau siapa penyanyi aslinya,, tapi udah di remake sama katharine mcphee - somewhere o ver the rainbow ,, ni lagu bagus banget,, duh,,, sedih jadinya kalo inget moment itu,, hampir setiap host family nangis waktu denger elmita nyanyi kayak kesurupan (dan memang bener,, habis itu suaranya ilang karena dia nyanyinya dengan seluruh otot pita suara yang dia punya,, poor El,, but worth it).


Dan sebagai pemuncak, seperti biasa,, kalo moment kayak gitu gag afdol kalo saya gag nambah parah suasana, saya nanyiin lagunya Papa Dave “lullaby”, pas bagian chorus saya gag sanggup nanyi, karena air mata saya udah ngalir duluan, tapi tiba-tiba semua partisipan baik Indonesian maupun Canadian gantikan saya nyanyi,, i was amazed at that moment,, tapi saya tetap lanjutin nyanyi walaupun sambil sesegukan.. dan terjadilah,, semua orang diruangan itu gag bisa membendung air matanya...
it always be my best moment ever..

28 nopember 2009

Pas lagi nyuci piring , pagi-pagi papa Dave langsung panggil sayah buat ngomongin sesuatu yang keliatannya sangat penting..

“Fahri come here”

“wait a sec papa, i just want to do dishes”

“i said come here,, leave it, i want to tell you something” *jederrr,, salah apalagi sayah,, masa buat salah pas sehari sebelum minggat ke Endonesa??* 

Tiba-tiba dia pergi kebelakang untuk mengambil hard case gitar yang dari tadi disiapkannya, kemudian dia bilang 

” take it home with you buddy” 

“what???? Repeat again, please?”


ada semacam binatang yang lagi loncat-loncat diperutku waktu dia bilang itu.. Terus dia buka hard case gitar itu dan didalamnya tertidur rapi Fender Accoustic CD-140SCE- NAT ..

“it belongs to you now” he said..
Badan sayah langsung bergerak refleks memeluk Papa Dave saat itu juga.. 

“thank’s Papa” ... and i’m not realizing my tears immediately comes out from my eyes.. 

29 nopember

Jam 09.00 bus yang mengantarkan kami ke Dartmouth untuk menginap semalam di sebuah hotel sebelum keberangkatan dari Halifax ke Toronto menanti di Antigonish Education Center.. semua host family mengantarkan anak angkat mereka sebelum perpisahan terakhir yang memang sangat sedih sekaligus bahagia setelah segala apa yang terjadi di Canada..

Satu pesanku sebelum kami sampai ke AEC kepada Dave Don’t make me cry again papa,,
and he said “i try” .. He left first then the other families,, just left,, but i know,, he keep his promises... 

Akhirnya mampir di Truro buat jemput anak-anak grup yang lain bareng-bareng ke hotel; di dartmouth,, perasaan kangen ketemu orang geblek macam Dian, Adit , Galih dan Aal semakin menggebu,, ingin menghabiskan waktu bareng-bareng lagi bareng mereka,, melakukan hal bodoh yang kadang semakin terlihat bodoh kalau dilakukan bareng.. contoh,, baru ketemu langsung tu pada foto-foto narsis ala facebook,, pake bibir monyong ato naro jari di bibir,,, hahahahhha,, istilahnya Dian : ABABIL banget,, alias ABG labil,, wakakakakkakakak

Sing along on the buss guys,,, 

30 nopember

Gag ada kejadian menarik dihari ini kecuali saya yang dengan sukses terbangun dilantai kamar ka acho pagi harinya(saya pun tidak mengerti ,, yang saya inget malam sebelumnya anak-anak program pada gila-gilaan sampai subuh) .. 

Dian sukses meracuni Adit untuk melego I-Pod Touch dia ke sayah seharga $50 gag pake nawar,, hahay!!!!!!(sebagai catatan adit dan dian beli i-pod touch baru seharga $200 saat itu,,hehhehehehehe, dengan kata lain saya punya I-Pod janda alias udah diperkosa adit selama setaun) 

Jam 15.00 siap-siap berangkat ke Halifax terus terbang jam 18.00 ke Toronto terus langsung ke Hongkong nungggu 5jam sebelum terbang ke Endonesa .. total perjalanan... 28 jam!!!!!! Berantakan dah ni badan rasanya,,,, Di hongkong ketemu orang Solo di ruang khusus perokok,,,hehhehehe,,, bahasa jawanya nyampur-nyampur bahasa inggris,, kayak denger mas danar lagi ceramah,, wakakakakkakak.. 

nah waktu berangkatnya dipesawat bareng rombongan haji dari kalimantan timur,, wakz... sempat chaoz waktu imigrasi choy,, Hard Case sayah sempat menimbulkan masalah disini,, over loggage.. ketek!!! Hampir di charge $180 Cuma buat naikin kepesawat,, mampus!! Ka acho kebingungan,, saya apalagi,, adit pegang pantat,, krisdayanti cerai sama anang (lho) ....tapi masalah bisa diselesaikan berkat Japanesse rope grass alias tali rumput jepang yang sayah bawa sejak dari kalimantan (maksa banget bahasa inggrisnya ,, hahay),, setelah dihitung-hitung, berat salah satu loggage saya masih bisa digabung sama berat hard case gitar itu,,, jadilah bakat ngikat sayur saya keluar,, dan terjadilah,, sayah menarik nafas lega ketika melihat hard case gitar saya masuk ruang loggage over load.. see you in Endonesah.. i hope...* crossing my fingers*


Dan sekali lagi Sebastian kena semprot karena keleletannya,, berkali-kali kita harus menunggu dia karena selalu yang paling akhir keluar dan ada aja yang ketinggalan..
there’s something never change ... 

1 Desember pukul 13.30 menjejakan kaki di Endonesa,,

Teteplah bingung ngambil loggage karena tercampur sama orang-orang haji , dan sekali lagi,, hard case saya membawa masalah untuk kesekian kalinya, sayah sempat frustasi menunggu satu jam loggage saya keluar dari roda berjalan itu,, mungkin karena paling berat dan paling besar makanya ditaro paling akhir, dan juga karena adanya rombongan haji makanya mereka yang diprioritaskan,, halah...

setelah dilhat memang bawaan sayah yang paling gila-gilaan,, padahal watu berangkat kekanada bawaan Cuma 11 kilo,, sekarang jadi 60 kilo semuanya,, wakakkakakakkakkakak.

Diruang jemput telah menanti pak Mirhan dan alumni yang sempat ngegojlok kita secara gila-gilaan selama PDT.. untuk pertama kalinya setelah penerbangan sayah merasa aman dan tidak frustasi.... finally... 

1-3 Desember 

Nginep di salah satu tempat pelatihan social di Jakarta.. recovery time.... 

(Mall Indonesia itu ternyata gede banget yah,, pegel sayah jalan-jalan keliling disana!!!!)

3-4 Desember 

“Halo-halo Bandung,, ibukota Periyangaaaan”

Disambut bupati di gedung sate,,(saya bingung,, kok gag ada yang jual sate disekitarnya,, aneh)

Nginep di hostel di sekitaran Dago.. emang yah,, kalo dah pada ngumpul tu biar badan rasanya kayak habis nguli, mata 5 watt, tetep dah rasanya gag afdhol kalo gag jalan-jalan menikmati pemandangan malam kota bandun g dan akhirnya ngajakin anak-anak bule yang otaknya juga rada miring , macam Ian, Meggan, Anna dan anak-anak Endonesa yang goblognya gag ketulungan kita melanglang buana mencari tempat sisha di sekitaran Dago Atas.. hasilnya,, luar biasa sodara-sodara,, kita menghabiskan 10 gelas kopi dan 4 bong Sisha dengan rasa stroberi mint sama melon ajojing,, wakakakakakkkak

5 Desember siang

Hari terakhir bareng anak-anak program dari regu Cisompet (kita namanya regu Cikandang) ditraktir bupati makan di restoran Sari Papandayan,, restoran masakan tradisional dengan pemandangan langsung gunung berapi Papandayan dan ladang stroberi,, hahay.. makan lalapan choooy,,, aaargggh udah lama banget sejak terakhir makan lalapan,, indahnya hidup...dengan bringas saya, Adit dan Galih nambah makan sampai 2 kali,, hahahhahahaha

Setelah berpisah dengan anak-anak Cisompet kami langsung berangkat menuju desa Cikandang,, dan apa yang terjadi disana semua diluar dugaan dan sempat membuat shock semua partisipan,, 

Kami disambut macam tamu kenegaraan yang sekiranya membawa berkah bagi desa ini,, semua warga kampung turun kejalan, anak-anak pramuka mengibar-ngibarkan bendera merah putih sambil mengucapkan “welcome..welcome” wah macam badut pokoknya .. dan memang ada badut 6 biji,, bayangkan.. BADUT buat nyambut kami,, entah apa yang ada dif ikiran kepala desa ini, .. kami diikuti iring-iringan yang membawa kami ke halaman balai desa, dan disana telah menanti panggung besar dengan beberapa kesenian daerah yang menanti, tarian upacara adat yang biasanya menyambut penganten itu tuh,, macam tuan besar yang baru datang ke daerah jajahan,, hahahahahhaha.. terus ada peragaan pencak silat dari bocah-bocah daerah,, dan kemudian beberapa sambutan (LAGI!!) dari petinggi-petinggi kampung , semua suguhan makanan daerah setempat serta segala macam yang meraka bisa untuk menyambut kami sangat diluar akal sehat,, luar biasa,, belum pernah sayah disambut sedemikian rupa.. macam raja minyak ni choooy,,,. 

*kisananak , tolong potong kuku baginda,, hohohohooho,, jangan lupa oleskan punggung baginda dengan minyak,, baginda mau bejemur dulu,, hohohohoeeeekkk*

Minggu-minggu awal di Cikandang mungkin sangat membuat semua partisipan shock, satu hal yang luar biasa di desa ini adalah setiap kita bertamu selalu saja ada makanan yang menanti danj ika makanan tidak disentuh maka sang penghuni rumah akan terus memaksa yang akan berhenti sampai kita mengambil piring untuk makan. Bayangkan,,saya pernah makan 6 kali makan sehari dalam lawatan 2 rumah,, mampus nyok...untuk sekali seumur hidup sayah minta ampun sama pemilik rumah waktu mereka menawari makan. Hiks ,, hiks,,, Kali ini kondisi berbeda dengan fase kanada,, saya tinggalnya ditengah-tengah desa, yang terisolasi di fase Indonesia adalah pasangan Danar-Jhonatan dan Mambri-Sean.. nikmatnya hidup... hehhehehehehe 




see you in the next post..

Read more

Selasa, Oktober 13, 2009

NDUD,,,,

ndud,,
senin kemarin mink dapet pengalaman baru !! Thanks giving Day,, ^_^,, tau gag yang buat spesial??

orang-orang disekitar mink banyak banget ngajarin mink arti sebuah keluarga dan bagaimana ambil bagian didalamnya,,
tapi selain dari pada itu ndud, ada yang pengen mink ceritain neh...

malam sebelum thanks giving, sepulang dari camping vacation yang gila2an, mink kepikiran kamu,,, banget ndud,,,,

ndud,,
mink sekarang kumisnya panjang loh,,
mink numbuhin karena mink kangen mu bilang " iiih,, geli akh nguk kumisnya,, cukuran sana!!" tapi sampai dah sepanjang ini sekarang gag da yang bilang gitu,,
mink kangen kamu ndud,,

ndud,,
mink disini jarang mandi,,
alasan pertama karena airnya dingin banget dan mink juga ga keringatan selama dikanada (dan itu aneh, karena penyakitnya mink adalah keringat berlebih),, alasan kedua karena gag ada yang marahin mink kalo gag mandi dan narik2 selimut mink mpe melorot semua dan teriak "nunguk belum mandi!!" sampai semua orang kos dengar...
mink kangen kamu ndud,,

ndud,,
mink jarang gcuci kolor selama disini, soalnya gag ada orang yang mau nyuciin kolornya mink selain kamu and mamah,,
mink kangen kamu ndud (and mamah)

tapi ndud,,
mink disini banyak banget makannya,, mu pasti senang kan?? gag kayak di Indonesia, mink jarang banget makan karena mink lebih prioritaskan mu yang makan duluan dan ngusahain mu kenyang dan gag sampai sakit,, kadang mink mpe lupa makan malah,,
mink kangen kamu

terus ndud,,
mink hemat lho disini.. selain dapet uang tiap minggu sebanyak $15, mink juga jarang jajan, jadi tiap kamis mink gag kelimpungan kalo uang ga ada dikantong lagi kayak di Indonesia,, hari kamis dah makan mie rebus dikos (T_T),, soalnya mink kadang suka gag sadar ngeluarin uang kalo udah jalan ma kamu,, karena mink pengen mu senang,,, jadinya mink kadang suka numpang makan sarapan, makan siang sekalian makan malam dengan alibi nganter kamu pulang walau ga jarang kucing dirumahmu melotot kalo jatah ikannya ku embat,,
mink kangen kamu ndud,,

dan kamu tau ndud caraku ngobatin kangen yang gila ini??

jam 1 subuh,,mink turun kedapur dengan membawa selembar kertas dan krayon,, sambil liatin foto kita mink tulis ini semua diatas kertas dengan menggunakan krayon itu (karna pulpennya gag ada) untuk diketik hari ini ,,, biar kamu tau...
MINK KANGEN KAMU NDUD....

subuh itu,, mink duduk dipojokan kamar,, menarik selimut lebih dalam karena dingin yang bener2 bikin mati nyamuk tropis,,, membaca ulang ini semua,, dan perlahan mataku ,mulai panas.....

*sebuah pesan singkat untuk obati rasa rindu*
Read more

Senin, September 28, 2009

Yeah....Give Me Middle Finger....Life is Suck....

saat ini lagi butuh kabar gembira..
yeah,,, kalo aku disuruh milih antara satu minggu ngadepin dosen ngiler killer dikampus atau ngadepin kehidupanku untuk minggu ini... aku pilih dosen killer...

"Car was Broken,, Bleeding Hand,, Hear Lot of Bad News,, Bad in Work placement,, Nightmare couple times,, not confort with programs...Something happens with girlfriend,, anything else that can make my life HANCUR LEBUR buat minggu ini???? yeah....give me middle finger....life is suck...." ni kata-kata yang kutulis di profil facebook hari ini... dan karena ini pula aku kabur kerja sebelum waktu pulang,, sebelum aku ngelakuin hal yang ga normal dikantor..  nempelin upil digagang pintu direktur Coady misalnya...tapi itu gag bakalan terjadi  kalo aku gag benar-benar stress dan butuh hiburan yang menantang adrenalin buat ngembaliin kepercayaan diri...Try make me angry dude...



saat ini aku lagi butuh seseorang untuk diajak berdebat sampai urat leherku keluar semua dan bisa buat Mike Tyson malu karena itu...


saat ini aku lagi gag bisa ngelawak dengan cerita2 di blog ini,, alangkah lucunya apabila ingin melawak tapi malah terkesan dipaksakan dan dilucu-lucukan. seperti tebak2an "sapi apa yang bisa manjat dinding?".. buset,, tu tebakan tahun kapan juga?? pertama kali aku dengar tebakan itu kelas 4 SD.. ku dapat dari tutup botol Soft Drink yang saat itu memang sedang populer karena karet dibagian tutup botolnya biasanya ada lelucon-lelucon garing yang buat anak2 usia kami yang dengan gampangnya dibodohi sehingga mengumpulkan semua tulisan tersebut bagaimanapun caranya... (yeah,, I'm one of that stupid kids)....



dan saat ini aku lagi pengen banget ada disamping Kucing ndud buat numpahin semua kekesalan ini,, kelai dikit sama dia,, biar nambah numpuk masalahnya,, terus pas udah sampai puncaknya aku dapat ciuman buat ngurangin masalah ini.... yeah.. sometimes,, kissing your beloved girlfriend makes you forget about your problem awhile....



tapi saat ini yang kupandangi malah lukisan kambing gembala ditembok yang mempertontonkan pantatnya yang bohay ke arahku .. ( okay, this sentence sounds very wrong).

N.B : pas ngetik ni blog secara kebetulan mp3 di hp ku mengumandangkan lagu yang kurekam bersama Kucing Ndud...T_T
miz u so much....
Read more

Senin, September 21, 2009

Sometimes Boys Should Cry..

cerita sebelumnya lucu memang,, dan itu adalah pengalaman yang sangat Horroreble menurutku,, di pagi yang sama setelah Tragedi Kamar Mandi.. akupun berganti pakaian dan bersiap turun kedapur untuk membuat kopi,, ternyata orang yang ingin masuk kamar mandi tadi adalah Joe,, karena aku bertemu dengannya di dapur pada saat itu.. terjadi kesunyian yang canggung cukup lama...
 akupun mwncoba memecah esunyian dengan bertanya dimana letak lemari tempat gula dan kopi.. Joe menunjuk kearah salah satu cabinet yang menempel didinding dapur. setelah membuat kopi secepat yang kubisa akupun mencoba keluar dari rumah sambil membawa segelas kopi untuk menghindari percakapan yang akan berujung pada penjelasan yang panjang,, hehehehe..
diluar rumah ternyata dingin banget,, tapi untungnya aku memakai jaket dan meminum kopi hangat juga,, ni pagi hari tanggal 20 September,,betanda itu adalah hari Lebaran,,hari yang dah ditunggu semua umat muslim diseluruh dunia, setelah berjuang menahan godaan lahir bathin selama sebulan (dan tahun ini sangat berat sekali) di Indonesia udah lebaran hari kedua tuh,,,
niat awal selain menghindari percakapan adalah,, aku lagi pengen ngerokok pas bangun tidur setelah sekian lam gag ngerokok pagi2 karena terbentur dengan deadline imsak... dan rasanya makin sempurna apabila dipadu padankan dengan rokok dari indonesia.. DJI SAM SOE...hehehehhe
setelah sebatang rokok itu hampir selesai kuhisap, dan kopi pait yang kubuat tinggal setengah.. seraya memandang matahari yang perlahan terbit... masih tersisa beberapa biji bintang yang menggantung dilangit yang perlahan namun pasti mencurat terang... cerita ini memang terkesan cengeng.. kayak lagu2nya ST12 dan KANGEN Band yang kelewat puitis dan termenye-menye.. tapi inilah kenyataannya.. malu sih ngomonginnya,, tapi ini yangmau ku share...
ketika melihat matahari terbit,,, aku bener-bener gag nyadar... tears in my eyes comes out slowly... sialan,, kenapa nih...aku mendadak menjadi sentimnetil gini...aku ngerasa jauuh banget dari rumah,, mulutku dengan otomatis mengumandangkan tabir yang biasa kudengar dari malam takbiran sampai pagi menjelang sholat Ied dikampung halaman....dan entah sadar atau gag, rokok ditanganku langsung kubuang dan gelas kopi ditangan lainnya kutaro didekat kakiku.. dan kemudian,, akupun bersujud sebanyak tiga kali sambil mulutku tetap menyuarakan takbir di tanah Kanada,,,
dan akupum tiba-tiba berdo'a....
"ya Allah.. ma'afkanlah dosa-dosaku selama setahun ini.. hamba tau,, hamba ini orang yang sangat mudah tergoda dengan segala macam kenikmatan dunia yang kau berikan,,mulut hamba juga jarang sekali bisa dikontrol jika berbicara degan orang lain,, mungkin hamba saat ini tidak bisa meminta ma'af langsung kepada orang-orang tersebut,, tapi berikanlah hamba sedikit umur yang agak lebih panjang agar hamba bisa meminta maaf langsung kepada mereka nanti sepulang dari program ini,, khususnya kedua orang tua hamba ya Allah... dan berikanlah kekuatan kepada hamba agar tetap menjadi orang yang menyenangkan bagi orang-orang disekitar hamba,, agar mereka selalu merasa bahagia, aman dan nyaman apabila berada disekitar hamba.. ampunilah dosa-dosa hamba, teman-teman hamba, kedua orang tua hamba serta seluruh umat pengikut ajaran nabi Muhammad SAW.. amin ya robbal alamiin.. Allah hu akbar,, walillahirham.." 

Yeah,, air mata ku mengalir deras sesudah itu.. dan for sure... sometimes boys should cry...
Read more

kangen pengen ngeblog...^_^

banyak banget yang pengen aku share di blog ni,,, banyak banget kejadian semenjak terakhir aku ngeblpog... jadi dari mana kita mulai ya bagusnya... oke,, ni sebagai pra-kata aja deh,,, dari jum'at ampe senin pagi aku nongkrong di medow green,, tempat yang sangat indah banget menurutku,, kenapa aku bisa terdampar disana?? ini semua karena papa dave.. dia memilih pergi kerumah ppacarnya nan jauh dimato dibandingkan menemani anak angkatnya ini ketka lebaran di Truro.. aku lupa dimana letak rumah pacarnya,,aku agak kesulitan baca peta Nova Scotia,, soalnya dia nunjukin peta pas lampu dirumah mati,, jadi aku agak bingung ^_^...tapi yang jelas dia udah mempersiapkan ini sejak beberapa minggu belakangan,,,bahkan dengan persiapan yang sangat matang...pake peta strategi segala....
nah karena itulah project Supervisorku memutuskan untuk mengungsikan aku di medow green.. dirumah host family nya mas Danar dan Jonathan. nama keluarganya tu Joe and Margareth Van de Wiel.. tapi mereka lebih prefer kalo dipanggil Opa dan Oma.. ni keluarga dah senior banget.. dan lumayan terkenal di Antigonish,, dan yang lebih mengesankan lagi menurutku.. mereka dah sering ngambil anak angkat buat pewrtukaran pemuda,, salah satunya adalah PS ku sekarang,, ka'Acho...keluarga yang sangat ramah sekali... bahkan seluruh medow green kurasa... krena selain danar dan Jonathan,, tetangga mereka juga pada mungutin anak angat buat pertukaran pemuda,,,hehehehe.. da yang lucu.. tetangga keluarga ini juga sama2 Van de Wiel.. alias anknya oma dan opa,,,
ok... pra-kata cukup sampe disini,, blog selanjutnya bakal banyak menceritakan pengalaman sedih, goblok dan banyak lainnya...selamat menikmati..
adios...
Read more

Kamis, September 17, 2009

Nikmatnya Menjadi Muslim di Negeri Mapple Leafs

jadi muslim di negara yang mayoritas islam emang enak,, dimana-mana nemu orang yang ngerasain hal yang sama, senasib sepenanggungan lah gitu.. mungkin ini bisa jadi contoh betapa nyamannya Indonesia ...
banyak hal seru yang terjadi ektika pertama kali nyampe ke negeri yang katanya mempunyai peringkat ke-3 terbaik dunia tentang standar pendidikan. beda tipis laaah dengan Indonesia..kita sama-sama peringkat ke-3 juga kok di dunia,, tapi sebagai negara terkorup.. what a shamed.....
bebrapa hal yang terjadi waktu minggu pertama disini..yaitu,, aku ngerasain puasa yang lebih lama disini ...dan sahurnya lebih cepat.. sahur jam 4 kemidian buka puasa jam setengah 8....
kalo mau sholat,, biasanya digereja.. di Indonesia???boro2 mau sholat digereja,, sholat dikantor aja gag mau...jadi pengalaman juga sih  sholat dikantor,, dimana orang hilir mudik disamping kiri dan kanan...
sholat jum'at bareng orang saudi arabia n afghanistan...
mampus dah,, berasa dikelilingi anak buah Osama bin Ngeden...wakakakakak...
sholat berjamaah pertama di Tatamagouche...ni temapt awesome banget.. gag da yang ngalahin dah.. musuhnya cuma Antigonish kalosoal pemandangan... sholatnya di Chapel,, ngadepin Jesus gitu,, buset,, sereeeem....
sholat jum'at pertama di Truro.. ni temapt kelompok yang satunya bernaung..kelompok kami dapat di Antigonish ....disana mantab dah,,, waktu sholat berlangsung, banyak banget Lafadz yang berbeda dengan indonesia ketika pengucapan surat Al-Fatihah... terus mereka ceramahnya pake bahasa Inggris.. buseeeeeet....tapi mantepnya disana sholat dimesjid.. dan kalian tau seberapa besar tu masjid??? kaya mushola dikampung.. dan itu udah yang paling gede dan satu2nya di seantereo Truro- antigonish.. katanya ada mesjid juga, tapi di Halifax.. jauh dari sono...ohya,, kmai juga sempet foto2 di kuburan muslimin disini..
ni foto didepan Moslem Cemetery di Truro...










waduh,, jangan ngebayangin deh kuburan kayak di film2nya Suzana atu filmnya hantu Kepala Parut.. kuburaan disini gag da serem2nya,, rapiiii,,,malah ada kuburan yang nyatu, terus nisannya digabung dan membentuk hati (shape of love) dimana ditengahnya ada tulisan arab,, mungkin surat Al-Fatihah...wuiiiihh,, kasih jempol dah....
lah,, waktu di Antigonish lebih seru.. sholatnya digereja... dan yang lebih serem lagi,, yang ceramah dosen St. FX yang mukanya kaya Osama bin Itu.....dia ceramah pake bahasa Arab.. mantaaaaab... terus diajakin sholat tarawih juga malemnya.. teteeeep lah ... digereja........


... mantep dah pokoknya Ranadhan buat tahun ini....

ohya,, sekedar informasi.. ntar kayaknya kami mau ngelaksanain Sholat ied di Truro lagi.. it's gonna be fun......

adios...
Read more

Rabu, September 16, 2009

kucingku... ohh.. ndudku...

wajar kali yaa, kalo kita kangen sama seseorang yang udah sering banget nemenin hari2 kita, orang yang saban hari nempeel aja kaya perangko,, kadang2 sedikit ga punya tempat bernafas buat kita,, tapi lebih banyak untungnya kali ya,,, kita selalu punya alasan buat kangen, selalu punya alasan buat sms tiap jam(walaupun jadinya tekor, secara kantong mahasiswa). punya tempat numpang makan saat kantong udah semasekali gag dukung...dan yang penting,, punya seseorang buat dicintai.. klise memang.. tapi, jujur aja, ini yang gua rasain sekarang...gag ada salahnya jadi cengeng dan mellow karena ini... itu manusiawi kurasa...
aku kangen kucing ku yang gendud.. (itu nama panggilanku buat dia,, ^_^)...

miz u cing..

miz u ndud

Read more

JADI VOLUNTEER ITU GAG MUDAH

Hari pertama kemarin aku diajak tur panjang mengelilingi 2 bangunan Coady Internasional Institute yang berjejer megah bersebelahan,, selain kaki ni rasanya mau copot setengah, tangan juga kayaknya keram, habisnya Natalie, Project Supervisor untuk work placement ku di Antigonish, Nova Scotia, mengenalkan aku dan Viera, partnerku di Coady, kepada seluruh penghuni yang ada dikantor hari itu.. buset.. dikira sanggup buat ngapal tu nama-nama. Mana nama bule lagi..susye,, yang paling gampang diingat namanya cuma Mc. Donald, karena tu kayak nama perusahaan fast food yang sering buat perut mual katanya,, hehehehehe… Hari pertama berlangsung baik sekali. Namun tidak untuk hari kedua, Hari ini aku bisa nyombong ceritanya, buat pertama kali bawa laptop ke kantor, ni laptop nebeng punya Grace. Daripada dipake jadi piring tempat makan ternak ditempat kerjanya, jadi lebih baik ku gunakan untuk hal yang lebih mulia. Kebodohan pertamaku dalam menggunakan barang mahal ini adalah, setengah jam waktu istirahat kuhabiskan Cuma buat ngulik-ngulik username dan password buat dapet wireless access gratis. Niatnya biar gag bolak-balik lantai dua ke lantai satu buat dapet internet gratis di perpus kantor, ealaaahhh,, malah pusing sendiri.. Akhirnye ketika waktu instirahat tinggal 25 menit, kuputuskan untuk pwergi keperpus yang seharusnya kulakukan sejak satu jam sebelumnya. Dan yang lebih dodolnya lagi, baru aja naro pantat dikursi perpus, waktu lunch break selesai. Parah dah,, Hari ini sukses aku jadi kuli dikantor gede. Jadi orang yang hanya dipandang sebelah mata oleh seluruh penghuni kantor. Tapi menurutku, aku melakukan pekerjaan yang mulia (mencoba menghibur diri sendiri, hehehe). Yang ada difikiranku saat ini adalah : Kucing, buka puasa, kerja, dan Dingin…… Sumpah dah, dingin banget disini, kaya jalan2 di kutub (kayak pernah aja), tapi maklum lah, Nova Scotia memang bagian paling utara didalam peta Kanada, so,, ni daerah deket banget ma Kutub Utara..padahal Winter Season masih lama,, huhuhu.. Sekarang terjebak didalam seminar yang sangat membosankan, Viera tertidur disebelah ku,,parah ni orang,, ditengah seminar pake acara ngorok lagi,, ternyata orang bule juga bias ngorok ya… hehehehehe Oh… aku merindikan cokelat panas Tim Horton dan selimut tebal dirumah… alahngkah indahnya hidup……. Miz u Cing…..
Read more

Selasa, September 15, 2009

punya blog buat pertama kali

 lucu memang,, hari gini buat pertama kali aku punya blog.. udah ketinggalan 10 tahun kali ya,, wakakkakakak.....
begitulah,, kadang2 kita merasa jauh banget sama orang barat sono.. wah,, parah mah..kalo udah ngomongin ini,, kadang aku ngerasa malu sendiri...liat ya, saat mereka udah pindah dari komputer ke laptop kemudian ke smart phone,, kita masih berkutat dengan facebook dan autis dengan yang namanya blackberry...saat mereka lagi gencar2nya soal recycle sampah,, kita malah degan bodohnya buang2 barang yang masih bisa bermanfaat buat orang banyak (contoh ni ye,, mereka care banget soal kertas yang biasa kita pake nulis itu,,sampai2 kalo mau nulis sesuatu mereka punya departemen khusus disetiap kantor yang nyediain kertas bekas fotocopy rusak,printing,ato kertas2 yang udah ada coretannya tapi dibagian belakangnya kosong buat dipake lagi nulis,, dan kalo udah penuh, mereka ngebuang kertas itu ditempat sampah khusus yang kemudian cepat banget didaur ulang dan kemudian bisa dipake lagi sebagai kertas baru atu berbagai macam benda yang berguna). yah, ini adalah salah satu bentuk "kemaluan" aku saat aku berada dilingkungan mereka dan tinggal untuk mengamati keadaan sekitar mereka.
tapi, buat hari pertamaku diblog ni ye,, males sebenarnya buat ngehina2 bangsa sendiri sekarang... ntar deh ya,, masih banyak kesmpatan kayaknya,, hehehehehe...
kalo mau liat hal yang bisa dibanggain dari negara kita, kita patut berbangga hati sebenarnya tentang culture di negara yang katanya negara kepulauan ini.. sangking mantepnya,, tiap pulau punya bahasa daerah mereka sendiri untuk berkomunikasi. misalnya,, bahasa pulau Kalimantan pasti berbeda yang digunakan dipulau Sumatra, begitu juga dengan bahasa daerah pulau Jawa. Kamu tau apa yang kufikirin?yang lucu adalah ketika aku bayangin karena penduduknya miskin dan tidak dapat bepergian keberbagai pulau jadi mereka terkurung dipulau itu sendiri kemudian menciptakan bahasanya sendiri, mungkin, in9i hanya mungkin lho ya, ini adalah asal mula bahasa daerah. dan untuk SATU pulau saja, bisa terdapat berbagai macam bahasa daerah dan logat yang beraneka macam,,,, contohnya pulau Kalimantan yang dibagi mnejadi, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. untuk Kalimantan Timur (maaf kalo contohnya Kalimantan,, soalnya ni kampung halaman saya,, hehehehehe)Bahasa-bahasa daerah di Kaltim merupakan bahasa Austronesia dari rumpun Malayo-Polynesia, diantaranya adalah Bahasa Tidung,Bahasa Banjar, Bahasa Berau, dan Bahasa Kutai. Bahasa lainnya adalah Bahasa Lundayeh. belum lagi bahasa dari berbagai Kalimantan bagian Selatan, Barat dan tengah... dan bayangkan banyaknya bahasa dimasing2 pulau yang ada dimasing2 daerah.. (gag usah cape2 ngitung,, cukup bayangin aja,, hehehehehe). dan itu baru bahasa,, balum jenis makanan, pakaian, tradisi setempat, lagu, dan berbagai macam embel2 "CULTURE"... kita kaya man!!!!!!
Read more
 

Catatan Mahasiswa Sableng (C M S) Copyright Protect Reserved and Edited by ♥chamink♥ © 2012