Selasa, Agustus 10, 2010

Blog kali ini saya ingin bercerita kalo saya menjadi OKBC (Orang Kaya Baru Cyiiin) :D. Kejadiannya di mulai dari hari jum’at Tanggal 30 Juni 2010 dan terhitung aneh bn ajaib memang, dalam hitungan jam, tanpa ada persiapan apa-apa, saya sudah berubah status yang awalnya mahasiswa-sableng-smester-sepuluh-yang-nyambi-ngajar menjadi mahasiswa-sableng-smester-sepuluh-yang-nyambi-ngajar-dan-interpreter. Yang sebelumnya asik nongkrong di kampus buat ngerjain MABA dan nyamar sebagai salah satu dari mereka malah tiba-tiba tedampar di hotel mewah di Balikpapan. *lho kok bisa mink?”. Nah itu dia yang mau saya ceritakan disini.


Ceritanya bermula ketika sayah masih melanjutkan kesibukan ngajar sayah yang saat ini dikasih (alhamdulillah) satu kelas lagi untuk saya ajarkan ajaran sesat (hehe). Ketika jam ngajar selese, tiba-tiba sms masuk ke ponsel sayah, ternyata dari si kucing. (sms dibawah ini saya kutip langsung dari inbox sayah).
“lagi dirumah ayu nih, btw ada tawaran dr mba Omi jadi transleter gt syg.. tapi yang dibutuhin laki”.. :/ 7 hr aja.. Nunguk mau? Lumayan loh..Xexe”

ni FB nya mba omi..


Nunguk itu panggilan sayang do’i buat sayah*entah dengan alasan apa saya nda tau, terkesan ke-monyet-monyet-an menurut sayah :D*.
Ketika melihat sms itu saya terdiam, menatap layar hape sebentar, langsung ke WC, pup bentar, kemudian histeris.. waaaaaaaa.... *lagian kok sempet-sempetnya pup gitu loh*. Sayah langsung nyari contactnya mba Omi di hape sayah, tapi masalahnya hape sayah baru (nyombong mode:ON) jadi beberapa nomer contact ada yang nda sempat di list, saya kemudian nyari info darimana si kucing ini dapet info se-menggemparkan itu, terus katanya kemudian via sms, mba Omi buat status di FB butuh Interpreter A.S.A.P dan paling ga bisa bahasa Perancis tapi kalo bisanya Cuma Inggris oke aja. Hari itu juga.
Wah sayah kemudian mikir-mikir lagi, Perancis *entah kenapa saat itu dikepala sayah muncul bayangan si Sebastian yang belum cukuran sebulan*, Jangkrik, sayah nda bisa bahasa pemakan kerang itu. Lah dulu waktu sayah baru awal-awal nyampe Kanada dan mengetahui pasangan program sayah itu lebih lancar berbahasa Perancis dibandingkan Inggris, sayah langsung pengen banget buat belajar, itung-itung punya guru privat yang tiap hari ketemu(dan gratis) sayang banget kalo nda di manfaatin!. Tapi begitu mengetahui present tense nya aja na’udzubillah min zaalik banyaknya, sayah langsung patah semangat dan mengubur dalam-dalam niat itu. French vocab yang saya hapal diluar kepala hanya ada 3 selama saya bergaul sama mereka selama 7 bulan: “Bon nuit” “Tabarnak”dan “Mercy”. Karena itu adalah kata yang selalu sayah ulang-ulang untuk digunakan berkomunikasi dengan dia. DAN sangat ENGGA’ banget kalo 3 kata itu disatukan. Kira-kira urang lebih menjadi “Bon nuit Tabarnak, Mercy.”, yang artinya mungkin kurang lebih “selamat malam ngen*ot, terima kasih.” Huakakakakkakak. *saya sedang membayangkan ekspresi si Franchman kalo itu adalah kata pertama yang saya gunakan untuk nyapa sama dia, pasti mencret dicelana do’i*. Maka sayah hanya bisa mengandalkan Bahasa Inggris saja. (ohya, saya ceritakan tentang Vocab itu kepada Sebastian via FB dan dia ketawa ngakak *tapi nda pake mencret :D)


Setelah mendapatkan no hp mba Omi dari mba Emma dan mba Widia sekaligus karena mereka semua kebetulan adalah PCMI KALTIM, organisasi alumni program pertukaran pemuda antar negara, sayah langsung nelpon dia yang kebetulan berada didalam angkot, setelah menelpon singkat dan menanyakan info, dia memberikan no hp dan e-mail yang harus sayah hubungi. Ternyata kesempatan itu datangnya cepet banget, setelah saya menghubungi pak Fikri yang bekerja di perusahaan tersebut saya diminta untuk datang besok paginya pukul 10.


Perusahaan yang mencari tenaga interpreter  ini adalah Elnusa, perusahaan yang bergerak dibidang Geoscience yang artinya ga jauh dari dunia perminyakan, dan sayah pun merasakan aroma uang menggantung diudara, hahahahaha.

Gebleknya malam sebelum wawancara, sayah bersama Aking masang lampu sekitar jam 12 malam buat pementasan teater. Selese masang lampu mending kalo lanjutannya tidur, lah si Aking itu dengen gebleknya membuat kopi yang kadar keekerasannya bisa membuat kelelawar aja bisa begadang sepanjang siang!. Dan untuk membuat efek itu berkurang maka sayah melampiaskannya dengan BERTUKANG di tengah malam buta, #wassu. Hasilnya lumayan juga, dinding teater bastra berubah menjadi rak alat musik yang abstrak. Walaupun sempat tertidur sebentar, bangun pagi membawa dampak yang jelek banget, sayah males bangun walaupun alarm sudah membangunkan sayah sebanyak 3 kali sejak pukul 7 sampai pukul 8. Akhirnya dengan kerja keras sayah bangun juga dengan malas-malasan dan tidak mandi! Dengan vision sayah yang antara sadar dan mimpi ketika membawa motor, sayah nekat pulang kampung untuk ngambil berkas-berkas yang diperlukan, setelah mencoba menghemat waktu dengan amat sangat, akhirnya sayah bisa sampai ketempat wawancara pukul 10:05 *kalo nda sukses menjadi interpreter mungkin sayah mencoba melamar menjadi pembalab*. Lumayan, paling ga nda malu-maluin telatnya buat wawancara.


Sesi wawancara berlangsung mulus, tampaknya mereka puas dengan sayah *nggg...oke, ralat, kayaknya bahasanya mesum banget, gini aja, mereka puas dengan pelayanan sayah (itu nda jauh lebih baik geblek)*.



Satu jam kemudian sayah langsung ditelpon dan dikabarkan kalau sayah diterima menjadi interpreter dan harus segera packing karena tiket penerbangan dari Samarinda-Balikpapan sudah dipesen untuk jam 3 dan jam 2 tepat tidak kurang tidak lebih sayah harus ada di kantor cabang Elnusa.

JEDDEEEERRR!!!! Hari itu hari jum’at, ada jadwal ngajar dan saat itu udah jam setengah 12! Gebleeek, sayahpun terbirit-birit sampe tepecirit menjemput kucing dirumahnya untuk membantu sayah packing dan mandi (buset, sayah baru nyadar kalo wawancara tadi nda mandi, habis dari rumah langsung go a head) kemudian sholat Jum’at (sekalian sujud syukur) dan langsung berangkat kekantor cabang Elnusa.


Informasi sajah, mungkin karena hidup pas-pasan, sayah belum pernah naik pesawat dari Samarinda-Balikpapan, biasanya sayah ke Balikpapan cukup naik bis saja sudah bisa kesana dalam waktu kurang dari 3 jam. Lagipula, ada satu hal yang membuat sayah enggan memilih pesawat untuk kebalikpapan SAJA.selain dari biaya dan adventure teste nya. Kabar mengenai bandara Temindung di Samarinda ini lumayan buat mulut kita gatal untuk tidak menyumpah.

1.  Ini adalah bandara yang luasnya cuma 1,160 M, (bandingkan luas bandara 2,495 M) jadi memang hanya pesawat kecil sajah yang bolak-balik kesana (padahal ini Samarinda adalah ibukota Provinsi Kalimantan Timur tapi bandara internasional terdapat di Balikpapan). 
2.   Sangking kecilnya pesawat yang bolak-balik disana, sayah sempat mengira itu adalah angkot yang dikasih sayap dan ada orang iseng yang naro itu dilandasan pesawat.

3. Kalo hujan, ketika turun dari pesawat, para penumpang bukannya menginjak tanah kering tapi kolam renang raksasa yang membuat kita terlihat seperti pengungsi kena musibah banjir baru turun dari angkot. 

4. BARU 10 DETIK PESAWATNYA TAKE OFF, SUDAH ADA MOTOR BERKELIARAN DILANDASAN TERBANG.

5. Ada orang yang mancing di sekitar landasan pesawat. (pliiss deeeh).

6.   Rumah-rumah dari kasta kumuh sampai agak-kumuh menyatu disana dengan tembok pembatas bandara, karena tembok itu pendek saja, banyak anak-anak kecil duduk-duduk bermain diatasnya sambil mendadah-dadah pesawat yang siap take off.

7. Dan masih banyak yang akan saya keluarkan sumpah serapah sayah tapi bukan itu masalhnya yang ingin sayah ceritakan disini! (tuu kan bener, akhirnya sayah yang gatel nyumpah).

Akhirnya setelah tamat membaca beberapa ayat do’a sayahpun memberanikan diri naik pesawat ..... dan menarik nafas lega, sayah mendapatkan pesawat bukan yang kayak angkot, kali ini mending, kayak truk sampah dikasih sayap!.

Naik pesawat dari Samarinda merupakan salah satu pengalaman terseru sayah, mengapa? SEUMUR HIDUP sayah nda pernah liat Samarinda, kota tempat sayah banyak meghabiskan waktu sebagai mahasiswa sableng, dari atas, apalagi dari pesawat! Naik pesawat dari Samarinda ke Balikpapan juga lebih cepet dari naik bis *anak esde juga tau mink!*. baru 2 lagu sayah setel di hape sayah, eh tau-tau udah nyampe. Express delivery bos!

Nyampe bandara Internasional Sepinggan sayah langsung dijemput orang dari Elnusa dan sopir prbadi lalu diantar langsung menuju Hotel AIQO disekitaran Jl. Sudirman. HEDEEEEEEH.. sayah dapet kamar Gedheee banget (yaaah, nda terlalu gede sih, tapi kalo hari-harimu dihabiskan di kamar kos 3x4 m dan sekretariat 3x3 m  mungkin kamu bisa ngerasain lah gimana sumringahnya sayah:D).

Dibandara sayah menghubungi salah satu sahabat yang sedang menjalani salah satu Tri Darma Perguruan tinggi (bahasa kerennya; KKN:D), Vivi, dan memintanya untuk menjemput sayah di hotel karena baru besoknya sayah dipanggil untuk kerja. Sayah ingin menghibur hati karena masih shock dengan apa yang terjadi 5 jam terakhir, sekaligus mengobati rasa kangen sayah sama dia (janga Ge’er kamu vi!, aku kangen ngehapaki kamu taulah).

Pengennya menghabiskan waktunya di malam hari, tapi karena vivi ada kegiatan di kelurahan tempat dia KKN malamnya, maka sekitar pukul setengah 6 Vivi datang menjemput dan kemudian kami ke Melaway, daerah tepian laut yang menjadi daerah favorit masyarakat Balikpapan untuk makan dengan pemandangan laut didepan mata atau nongkrong untuk sekedar menghabiskan waktu.

Disana sayah memesan lalapan bebek dan vivi memesan lalapan ayam, yang uuueeenaaknya ppppoooooooollll....:p


*foto-foto liat di bawah yaaah...*



Telpon berdering, dari Elnusa ternyata, dan mereka bilang pertemuan besok di pending samapi lusa, karena bule yang akan menjadi tamu harus ber istirahat dulu di hotel.
Artinya malam sampai besoknya  sayah BEBAS!!! 2 days free and has pcket money..ayayayay! what a life!.

Setelah maghrib, Vivi berniat pulang keposko KKN dia untuk siap-siap datang ke acaranya, dan karena sayah merasa akan mati bosan di hotel sementara sayah nda punya kerjaan, maka saya meminta Vivi mengajak sayah ke poskonya, sayah pengen liat kegiatan disana dan ikut penyuluhan Penggunaan Kembali Air Limbah.. wooow!
Segalanya asik-asik aja, bawa martabak telor asin buat sajen perkenalan dengan anggota KKN Vivi juga menjadi hal yang sangat menyenangkan, bahkan mendengarkan 2 jam ceramah yang non-stop tidak menggetarkan keindahan malam itu. Tapi sayang, keadaan di posko Vivi pada saat kami kembali kesana kurang baik, ada sedikit masalah antara ketua dengan kelompoknya. Jadi sayah memilih pulang, dan karena Vivi ga mungkin antar sayah malam-malam buta gitu sayah memilih untuk menelepon taksi untuk mengantar sayah kembali ke hotel.

Dan disinilah saya sekarang, duduk ngetik dikamar hotel setelah puas seharian melihat kota Balikpapan. Ngebolang di Plaza Balikpapan dan sempat nyasar kebelakang bangunannya yang ternyata BAGUUS BANGET pemandangan lautnya!. Beli celana dalem dan parfum buat persiapan berangkat besok, makan lalapan di rombong gerobak setelahnya untuk makan siang kemudian lanjut kehotel untuk browsing dan research untuk persiapan ngadepin bule. Puncaknya, Vivi jemput sayah lagi sekitar setengah 6 sore terus sayah diajak jalan-jalan lagi sama dia ke BSB (Balikpapan Super Blok) and have a dinner, melihat kantor Vivi dulu magang di Total ,keliling sekitaran Balikpapan dan akhirnya kecapean sendiri kami duduk kongkow ngeliatin air muncrat didaerah Bekapai, minum jus buah-buahan yang enak banget dideket situ sambil curhat-curhatan dan ketawa-ketiwi nyeritain pengalaman masing-masing sambil ngeliatin orang lewat. Sumpah, sayah kangen banget sama hal yang beginian, ngabisin waktu bareng sahabat-sahabatku cuma sekedar untuk goblok-goblokan, hapak-hapakan, nyanyi bareng, kemping sampai yang paling bikin kangen, wisata kuliner ke berbagai rumah kami yang selalu membawa cerita seru yang berbeda #sentimentil.
Nanti sajalah aku ceritakan itu, mungkin di lain bab, di lain cerita..

Yah, here i am, a goddamn kid with a little stupidity luckynes that always bring me to another stories of my strange life.
40 jam sebelumnya tidak mengira sayah bisa tidur dikamar mewah gratis, dengan segalanya ada, berada di kota lain, bersiap untuk menghabiskan 7 hari kedepan di laut lepas diatas kapal dan siap bekerja profesional.

Mungkin bisa saja sayah malam tadi menghabiskan Saturday night dengan si Kucing dan menonton pementasan Teater Suara Bontang (SMA 2 Bontang) dan Teater IO (SMA 10 melati Samarinda) dikampus Pahlawan tercinta bareng anak-anak yang lain, mungkin juga sayah baru pulang ngajar murid-murid bandel sayah dan on line ketawa ketiwi di Twitter seperti hari-hari membosankan biasanya.

But it won’t happen now, I always feel God have strange ways for treat me so badly and bring me to another stories. God love me. Thanks God, Alhamdulillah.





Tags :photos;


n
 ni pesawat yang untungnya dapat bukan kapal barang...










lokasi :Bandara Temindung Samarinda








Samarinda from the sky...






Lokasi : Didalam pesawat
























 ini porsi makan sayah yang sayah bilang bebek bakarnya ppppoooolllll mantebs...


lokasi : Melaway Balikpaan

 entah kenapa dua kucing ini menyukai aroma sepatu tua sayah, buset, dikira ikan asin tu sepatu sangking baunya????buat info , ini adalah kucing yang kesepuluh yang sukses muntah-muntah nyiumin sepatu sayah.. 


Lokasi :Melaway Balikpapan






ini adalah kamar hotel tempat sayah menginap.. 


Lokasi : Hotel AIQO Balikpapan
















kapal ponton tempat sayah kerja 


lokasi : di suatu tempat di laut lepas
















ada taman di atas kapal, macam nonton One Piece...


Lokasi : nda tau dimana
















dan ternyata bari tau kalo taman itu adalah kamar yang di susun dan terbuat dari Container yang gede-gede itu.. nah itu adalah kamar sayah




lokasi : kamar pribadi..














cuma info, disini sayah malam pertama barbekiu kambing guling, udang bakar, ikan patin dan segala macam pesta...hedeeeeehh 




Lokasi : deket kamar sayah














kiri ke kanan : Sayah yang ganteng luar binasa, Benoit Drouet, Vincent Lemaitre












lokasi : kapal kedua yang kami kunjungi setelah wawancara dengan dokter disana.














DAN YANG TERAKHIR INI.. hasil gajian kemarin bisa buat beli tipi Sarap 14 Inch ..(nyombonh mode : on)


lokasi : kos tercinta..
Read more

Selasa, Juli 20, 2010

tes autis Blogger Buddy

sayah mau nyoba ngetes posting gunain gagdget yang ada di desktop notebook sayah, namanya Blogger Buddy,, baru nyoba sih.. keknya bagus deh...http://www.widgipedia.com/desktop-widgets/details/Incomps_Creations/Blogger-Buddy_2031.html
Read more

Jumat, Juli 16, 2010

Ciuman Pertama yang Membunuh



Beberapa dan kebanyakan orang menganggap hal yang berhubungan dengan apa saja yang terjadi pertama kali adalah hal yang harus selalu dikenang, alasannya mungkin hal itu tidak akan terulang lagi lain kali atau terlalu banyak kenangan manis (atau buruk) yang ada didalamnya karena terjadi untuk pertama kalinya hingga sulit untuk tidak diingat. Contohnya, pertama kali ; masuk sekolah/kuliah, pacaran, ciuman , keluar negeri (hehe), ditampar guru, nembak gebetan, punya kos, berhubungan (sorry) seks, punya hp, punya laptop, punya motor/mobil dan banyak lagi hal-hal pertama yang kadang membuat kita ingin mengabadikannya, entah dengan foto-foto, menulisnya di cerita/diary, diceritakan kepada teman, atau hanya disimpan didalam hati untuk dinikmati sendiri kenangannya.


Dipostingan kai ini saya ingin menceritakan pengalaman ciuman pertama sayah.
*angin berhembus kayak disinetron*

Kejadiannya ketika itu saat saya masih duduk dibangku teka ( baca:TK/Taman kanak-kanak.red). bayangkan, betapa labilnya sayah pada saat ituh, kalah dah abege-abege labil. *pantes kata temen-temen sayah sekarang sayah ini mesum, lah ciuman pertamanya aja pas umur dimana belum mengenal kata sunat!!! Sialan*

Saya yang masih duduk dibangku teka kecil nda mau berteman dengan temen-temen sekelas sayah, karena sayah angap mereka itu kurang gaul, jadi sayah berteman dengan anak-anak teka besar. Di teka besar, hampir seluruh anak-anaknya adalah teman main sayah dikampung (yah, sayah bangga menjadi anak kampung,hehehehe).
Pada awalnya pertemanan kami berjalan baik, kami saling mengasihi, saling menyayangi, sayah jadi pembantu, mereka jadi bos. Sampai pimpinan geng disitu, namanya Didi, menerapkan adanya eksklusifitas di dalam geng anak teka besar, mereka menerapkan pengkaderan. Saat itu sayah sebagai satu-satunya anak teka kecil yang bergabung dengan mereka menjadi bulan-bulanan seluruh anak teka besar. Sayah disuruh-susruh beli cemilan diwarung depan, kalo nda mau ntar dkitik-kitik sampe pipis, sereeem. Sayah disuruh pijitin, tapi sayah nda mau, alasannya badannya Didi bau jahe, kepala saya dikemplang. Sampai pada tugas terakhir, tugas yang akan membuat sayah diterima didalam geng ituh. Wah, sayah senang sekali. Sayah bertekad ingin mekaksanakan tugas ini dengan maksimal dan tanpa cela, bahkan sayah udah gosok baju sayah sendiri dengan licin untuk melaksanakan tugas terakhir yang sakral ini agar sayah dikukuhkan didalam anggota geng.(walaupun peran sayah dalam menggosok baju ini hanya menyalakan setrika listrik saja, sisanya tetap mamah sayah yang ngerjakan, hehehe)

Siang itu tepat saat istirahat. Didi dan semua geng anak-teka-besar menunggu sayah disamping ayunan(tau kan mainan ayun-ayunan? Kalo nda tau berarti anda lulus tekanya nyogok). Mereka membuka pembicaraan dengan sangat khidmad, pembicaraan yang membuat sayah ingat seumur hidup sayah yang tentu saja merubah total masa depan sayah sesudah itu.

“ri, kalo ikam handak masuk ke bubuhan kami, syaratnya Cuma sebiji.” Ujar didi dalam bahasa Banjar yang nothok sekali.
 “apa tu ??”
“cium Cicit”
*JEDEEER*

Cicit alias Citra adalah anak gadis dikampung sayah, anaknya item kecil dan sangat tidak populer. (liat aja nama panggilannya, sangat tidak bermutu bukan?kayak judul lagunya Joshua). jawaban sayah pada saat mendengar perintah itu adalah menolaknya dengan keras, sayah bilang nda mau nyium dia, alasannya saya ingin memberikan ciuman sayah kepada gadis tercantik dikelas bukan dia, yang jelas sayah berpendapat,(pada saat ituh) ciuman hanyalah diberikan kepada wanita yang akan kita nikahi. Dan sayah jelas tidak mau menikah dengan gadis kecil dan item. Para geng semua marah-marah mengatakan kalau ingin masuk geng kita itulah yang harus sayah lakukan, dan mereka mulai bergerak meninggalkan sayah. Sayah yang takut kehilangan teman mengatakan,

“tunggui dulu nah, kedada syarat lain kah?”
“kedada! Itu aja , ikam handak kada masuk geng kami? Tu orangnya handak lewat sini. Lajui dah”

Pada saat itu tampaknya nasib menginginkan sayah harus menjalankan perintah najis itu. Bertepatan Didi mengatakan kalimat terakhirnya, sayah melihat Cicit ingin menuju kehalaman bermain dengan melewati geromblan kami yang asik berdebat.

Entah fikiran setan itu datangnya dari mana, yang jelas pada saat itu yang dikepala sayah hanyalah saya ingin bergabung didalam geng-teka-besar.

Dan terjadilah..

Ketika Cicit lewat didepan sayah sayah langsung mencium pipinya.

Hening sesaat karena seluruh teka melihat kejadian itu, karena letak ayunan itu sangat strategis, disamping jendela teka besar dan teka kecil yang kacanya sangat besar dan bisa melihat seluruh kegiatan di taman bermain dari dalam.

Teriakan Cicit dan hebohnya seluruh anak-anak teka membuat gempar teka sesaat, sayah masih belum menyadari apa yang terjadi, sayah digiring kedalam kelas oleh ibu Sumi, kepala sekolah kami. Masih nda faham juga sayah apa yang terjadi ketika digiring, sayah melihat teman-teman geng sayah semua seperti terkena serangan dari monster beku yang ditipi-tipi itu, ekspresi mereka antara tak percaya dan ngeri meihat kejadian saat saya melakukan perintah itu dan teriakan serta raungan cicit yang semakin menjadi-jadi. Sayah di introgasi dikelas, nda berani jawab apa-apa sampai ada yang melaporkan kejadian dengan saksi satu kelas. Akhirnya sayah dikurung di wese (baca; WC/jamban/kakus). Antiklimaks..........

Pengalaman ciuman pertama sayah memang serem, terserah setiap orang ingin mengatakan ini bukan ciuman pertama atau ciuman yang mengerikan, yang jelas, karena kejadian ini sayah selalu teringat apa yang terjadi sesudahnya, selama bertahun-tahun sayah nda berani bertatap muka dengan Cicit,kalau tidak salah dia pindah sekolah setelah itu. Sayah selalu dihantui fikiran akan menikah dengan dia, sampai akhirnya kami bertemu kembali di satu sekolah di MTs Miftahul Ulum, satu kelas pulak..hadah.. sayah sampai nda berani ngobrol sama dia, sampai dia menghampiri sayah ketika  MOS di MTs dan tersenyum,kata pertama yang terlontar dari mulutnya ketika itu adalah;
“hai, fahri, lama tak jumpa ya? Apa kabar??masih ingat nda sama aku? Orang yang kamu cium pas teka dulu”.

Dia ingat,,, aku juga, SANGAT TIDAK BISA MELUPAKAN ITU KANCUT!

Tapi akhirnya semua berjalan baik-baik saja, kami bersahabat akrab sambil terus mengingat kejadian diteka dulu, tak lama setelah lulus MTs, Cicit menikah dan punya anak, sayah bisa bernafas lega setelah itu...

Ciuman pertama memang selalu bisa diingat, sayah sudah melupakan beberapa adegan ciuman setelah kejadian ciuman pertama sayah, ada beberapa yang masih sayah ingat, beberapa yang sangat spesial menurut ingatan sayah, beberapa mungkin membuat ingatan liar sayah bisa melayang kemana-mana,.    atau membuat seseorang melakukan ciuman pertamanya dengan sayah karena keberuntungan logika, sengaja ataupun tidak...itu sudah lain cerita.
Yang jelas, karena sayah ataupun dengan unsur kesengajaan atau tidak, ciuman pertama memang selalu memunculkan kenangan tersendiri, kenangan yang selalu memunculkan kerangka-kerangka liar yang berjalan di imajinasi untuk melanjutkan cerita setelah ciuman pertama,kedua, ketiga........





Read more

Kamis, Juli 01, 2010

Hadiah Ulang Tahun Untuk Pak Polisi



baru nyadar kalo tanggal  1 juli  itu ultahnya POLRI..


saya sempat liat blog ini tadi subuh, dan memang sempat kaget. memang postingan lama, tapi membuat sayah berfikir kembali kejadian beberapa hari yang lalu..

waktu itu hari hari kamis, sehari sebelum pembagian raport murid-murid sayah di tempat ngajar. seperti biasa, memanfaatkan wifi ditempat kerja untuk on line  dibeberapa situs jejaring sosial sambil menunggu tempat kerja tutup pukul lima.

setelah pukul lima tepat, saya diusir dengan beberapa bahasa sindiran (seperti, "wah enaknya ol pesbuk mas amink,, tapi sayang kayaknya sampeyan lanjut di warnet aja deh ya, mau tutup soalnya") dan seperti biasanya pula saya berniat mengambil jalan melewati jalan tercepat menuju kampus pahlawan.

bagi "penghuni" kota Samarinda, jalan menuju SCP melawati jln. Aminah Sukur sudah menjadi jalur wajib bagi mereka lah... nah di penghujung jalan itu, tepat didepan showroom pabrik motor Yamaha terdapat plang rambu-rambu dilarang belok kanan dan ada tulisan dibawahnya "kecuali kendaraan beroda empat". dan saya yakin masih ada disana sampai hari kamis yang sial itu...

begitu motor sayah belok kanan *dan masih tidak menyadari hilangnya tulisan "kecuali kendaraan beroda empat" dirambu-rambu jalan* ada 2 polisi dengan sigap menyuruh sayah berhenti didampingi beberapa "korban"tangkapan mereka.

sayah mah nyante aja, "lampu motor sayah nyala(walaupun siang hari), spion lengkap, lampu sen dinyalakan, helm masi hnempel merk SNI dan di-klik dengan baik, semua surat-surat lengkap...AMAN" fikir sayah ni cuma razia biasa yang dilakukan polisi iseng di akhir bulan ketika gaji mereka belum turun.

"kenapa pak?" tanya sayah setelah menunjukkan surat2 motor.

"anda di tilang karena melanggar rambu lalu lintas" jawabnya sok tegas, dengan dada sedikit dibusungkan, menutupi lemak diperutnya karena kekurangan olahraga setelah terakhir kali dibantai ketika masa pelatihan dan mulai melakukan penurunan drastis setelah jabatannya enak.


sayah digiring ke pos polosi didekat pasar pagi, dibiarkan sejenak, dan memberikan kesempatan sayah untuk mengamati keadaan.

ada 3 orang yang menarik perhatian sayah...

orang pertama: seorang dengan perawakan macam kingkong, muka item badan gede, dan tampaknya tidak memlikiki surat lengkap dan sibuk adu argumen dengan polisi, dia melakukan panggilan menggunakan hp nya dan berbicara dengan seseorang ketika perdebatannya dengan polisi tidak digubris...

tak berapa lama dia menyerahkan hp nya kepada polisi yang berlogat JAWA YANG NOTHOK BANGET DAN MASIH ADA SISA BEKAS SOTO DIBIBIRNYA.

"pa, ada yang mau bicara" kata si pemuda kingkong.

"siapa ini?"*bahkan ketika ngangkat telpon pun gayanya sengak banget, dikeren-kerenin, biar dibilang sangar pak??sayang ga sesuai sama logat*

setelah mendengar identitas sang penelepon si polisi jawa nothok berubah drastis suaranya, menjadi lemah gemulai,, nah kalo ni cocok sama muka dan logatnya ketika dia mencoba berbicara kayak pelayan sama majikan..

"iya pak, pasti dibantu " dia mengakhiri percakapan..

selanjutnya bisa ditebak, si pemuda kingkong bebas lepas tak bersalah tanpa surat tilang dan tersenyum mengejek kepada polisi.

orang kedua: seorang wanita, mungkin umur sekitar 25 thn. ditangkap karena melanggar lampu merah katanya,sedang melakukan tawar manawar harga denga pihak polisi disana (dikira beli sayur kah bu?) sibuk menanyai orang-orang tertangkap berapa banyak mereka dimintain polisi dan dibandingkan dengan harga yang ditetapkan kepadanya. saya melihat kondisinya dan menanyakan beberapa hal kenapa dia ketangkap dan kondisi motornya gimana.

"nda ada SIM, STNK dan motor saya nda lengkap onderdilnya mas, duh ketangkapnya pas nerobos lampu merah lagi mas, dimintain duit banyak banget, saya tawar dapet 300rb, tapi sayah masih belum punya uang segitu sekarang mas"katanya.

dalam hati sayah membatin "mba, mending lu kelaut aje, bebas lalu lintas!"

"mas gimana?dimintain berapa?"

"oh, semua surat lengkap, lampu motor juga nyala, motor kondisinya lengkap ditangkap karena salah belok nda liat rambu-rambu yang saya yakin masih ada kemarin dan kata polisinya udah dicabut 6 bulan yang lalu, dan dimintain 500rb mba" kata sayah enteng.

orang ketiga : alay yang lumayan parah, belum punya SIM, STNK dan (yang lebih parah )KTP! tertangkap dengan kasus yang sama dengan sayah. pak polisi terhormat dengan enteng mengintimidasinya. si alay menelepon mamahnya meninta bantuan, dan mamahnya memberikan sejumlah nama dan nomer telpon. sekali telopn 3 orang preman lokal datang. ngobrol sebentar dengan pak polisi yang terhormat sebentar, tampaknya mereka saling mengenal dekat, dan abrakadabra. si alay BEBAS!!!

saya malas menceritakan kejadian lengkapnya, yang jelas setelah melakukan panggilan telepon (dengan pulsa rp700) dan uang dikantong sayah hanya 40 ribu ripis, sisa uang mingguan, saya menghubungi penguni kampus unuk meminjami saya uang 200 ribu dan melakukan tawar menawar dengan pak polisi yang terhormat, seperti yang saya lakukan dipasar kalo mau beli singkong.... alhasil saya bisa bebas dengan pelanggaran yang dialihkan dari melanggar rambu menjadi tak menyalakan lampu disiang hari dan membayar sebanyak 100 ribu.

yang lucunya pak polisi pura-pura kehilangan laporan pelanggaran alias surat tilangnya, padahal saya tahu persis dari awal saya bicara sama beliau, nda ada tuh nulis sedikitpun...kasian...

at least, saya nda ada niat buat njelekkan aparat polisi yang nda berubah dari tahun ketahun, banyak teman saya yang telah jadi korban kok, jadi nda usah diceritakan mereka udah pada tau.

tulisan ini saya buat cuma sebagai refleksi milad pak polisi.. ulang tahunnya aja udah 64 tapi masih banyak yang harus dirombak lagi, jangan hanya ngumbar janji 2010 kalian akan membuat polisi menjadi aparat yang disenangi masyarakat bukan ditakuti. coba lakukan sensus deh kalo nda percaya, berapa persen orang yang takut dan berfikir untuk mencari jalan lain kalo ngeliat polisi diujung jalan.....

yah, mudah-mudahan uang tilang sayah bisa jadi kado yang baik untuk ulang tahunnya, dan mudah-mudahan keluarganya nda ikut-ikutan berdosa karena kebanyakan makan uang nda bener..

pesan terakhir.
HATI-HATI KETIKA BELOK DAN PERHATIKAN RAMBUNYA!




Read more

Rabu, Juni 30, 2010

yang tak terjawab

kenapa sih harus ada kangen kalau kita bisa berpura-pura dia ada di sini??



Read more

Rabu, Juni 23, 2010

Review of the week



tak banyak kejadian beberapa hari terakhir..coba kita liat yah..beberapa bisa dibilang hampir membuat sayah semaput, beberapa biasa-biasa ajah, adem ayem kayak pantat ayam *oke, analoginya ngga nyambung*

1. banyak makan-makanan pedas beberapa hari terakhir, jangan pernah coba-coba kombinasi ini; Gado-gado ekstra pedas(15biji lombok!) dan ekstra asin untuk makan malam, paginya dilanjutkan pecel pedas dari warung Family, dan untuk makan siang menyantap nasi campur bumbu pecel warung ulin pramuka. kombinasi sambal kacang pedes berturut-turut membuat perut sayah mencapai klimaks ejakulasinya,, mencret berhari-hari!!!!

2.pertandingan werewolf semalem membuat Tymun sakit hati akibat perbuatan nuyy,, wakakakkakak,, sudah sayah katakan sejak awal, tidak ada tuh asas persaudaraan dan kekeluargaan dilingkaran werewolf, hihihihihihi

3. 1 minggu full saya harus ngajar anak didik sayah di tempat kerja karena harus ngejar target mereka harus selesai semua materi.. otomatis banyak kegiatan yang tertunda...(tapi untungnya disini sinyal wifi high speed nya bisa sedikit menghibur lah yah,, hehehehhe)

4. hmmm, ini bisa dibilang kabar baik,, si Kucing Nduud lolos seleksi Karya Tunas Nusantara untuk mengikuti Jambore Nasional di Bogor,, wadaw,, mantabh euy!!!!

5. untuk pembagian raport anak murid sayah, kayaknya nanti mau nonton dvd bareng deh sama mereka , hmmmm, punya referensi film menarik???

6. terakhir, sayah lagi suka sama lagu ini..




banyak hal yang pengen ditulis, tapi hanya berupa konsep dikepala, so sampai saat ini cuma improvisasi tulisan inilah yang ingin sayah bagi dipostingan kali ini...


Read more

Rabu, Juni 16, 2010

Balada seorang Geek


kabar terkini,

sayah semaput..

baca buku Marmut Merah Jambunya Radith  dengan memankan waktu 2 jam.. FINISH...*angin berhembus sepoi-sepoi*apasih*

belum puas dengan itu, bangun tidur setelah istirahat sebentar, selama 12 jam sayah full non-stop (kecuali berak dan makan) imajinasi sayah dimanjain dengan novelnya Jonathan Stroud..


  


seperti yang sayah sampaikan sebelumnya,, sayah semaput ,,ga keluar kamar selama itu membuat kondisi sayah disubuh yang tenang ini seperti ini,,
today i'm absolutelly a Geek,,


 
Read more
 

Catatan Mahasiswa Sableng (C M S) Copyright Protect Reserved and Edited by ♥chamink♥ © 2012